Zulkifli Hasan: Pilihlah Pemimpin yang Amanah

PAN Diprediksi Lolos Parliamentary Threshold

49
Zulkifli Hasan (ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)
Zulkifli Hasan (ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) H Zulkifli Hasan mengaku optimistis partainya akan terus besar dan memperoleh dukungan dalam Pileg dan Pilpres 2019. Hal itu diperkuat dengan hasil survei yang dilakukan PolMark Indonesia yang menempatkan PAN berada di urutan ke-6 parpol yang akan sukses dalam Pemilu 2019 mendatang. Tak tanggung-tanggung survei dilakukan di 73 daerah pemilihan (dapil) se-Indonesia.

“Masih ada waktu satu bulan, dan semua akan bekerja keras agar PAN benar-benar bisa menjadi partai yang dikehendaki rakyat,” kata Zulkifli Hasan saat membuka diskusi publik “Forum Pikiran, Akal, dan Nalar” di Hotel Grand Arkenso, Semarang, Rabu (13/3).

Kegiatan tersebut menghadirkan Founder & CEO Polmark Indonesia Eep Saefulloh Fatah dan pengamat sosial-politik Rocky Gerung yang dipandu oleh mantan news anchor di televisi swasta Sandrina Malakiano.

BEBERKAN SURVEI: Diskusi publik dengan narasumber Eep Saefulloh Fatah dan Rocky Gerung yang dipandu Sandrina Malakiano di Hotel Grand Arkenso, Semarang, Rabu (13/3). (ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)
BEBERKAN SURVEI: Diskusi publik dengan narasumber Eep Saefulloh Fatah dan Rocky Gerung yang dipandu Sandrina Malakiano di Hotel Grand Arkenso, Semarang, Rabu (13/3). (ADITYO DWI/RADARSEMARANG.ID)

Zulhasan –sapaan Ketua MPR RI ini menambahkan, mencoblos bukan sekadar melubangi kertas suara. Mencoblos adalah kesempatan memperbaharui harapan rakyat dan peluang merehabilitasi harapan kita. Sepanjang 2014-2019, sebagian kita merasa harapan-harapannya tergapai. Sebagian yang lain merasa bahwa kenyataan belum berjalan setara dengan harapannya. Sebagian yang lain lagi merasa harapannya benar-benar bertepuk sebelah tangan.

“Maka, 17 April 2019 mendatang sebagai kesempatan untuk memperbaharui harapan. 17 April 2019 adalah peluang merenovasi bangunan harapan rakyat,” tegasnya.

Zulkifli menegaskan, PAN rumusannya jelas. Manakala harapan-harapan rakyat berhasil diwujudkan, maka maknanya para pemimpin berhasil menegakkan amanah. Manakala harapan rakyat bertepuk sebelah tangan, maka maknanya para pejabat publik telah menjadi pemimpin yang berkhianat pada amanah.

“PAN lahir, tumbuh, bertahan dan berkembang di atas fondasi kewajiban menegakkan amanah. Tanpa menegakkan amanah, Partai Amanat Nasional hanyalah partai biasa belaka. Dengan menegakkan amanah, maka partai ini bersetia pada jati dirinya,” ucapnya.

Maka, mengacu pada filosofi hidupnya, Partai Amanat Nasional memegang teguh satu prinsip penting: Menegakkan amanah atau mati! Artinya, menegakkan amanah adalah satu-satunya pilihan hidup bagi partai ini. Tanpa menegakkan amanah, para pejabat publik dari PAN sejatinya mati. Tanpa menegakkan amanah, para kader partai ini pada hakikatnya bukan kader yang hidup.

“Sekali lagi, menegakkan amanah atau mati! Itu salah satu prinsip dasar Partai Amanat Nasional. Jadi semua kader wajib amanah dengan apa yang diberikan rakyat” katanya sambil diiringi tepuk tangan kader dan peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mengkritik sejumlah lembaga survei yang tidak netral. Tidak transparan dan hanya mengedepankan pesanan dari pihak-pihak tertentu. Ia bahkan menyebut beberapa lembaga survei yang berkecimpung saat ini telah memaparkan hasil yang di luar akal sehat dan banyak dari mereka telah melacurkan ilmunya demi kepentingan tertentu. Bahkan, sejumlah lembaga survei selalu menempatkan elektabilitas PAN hanya 1 persen.