UNBK Disebut Hanya Formalitas

49

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut hanya formalitas, lantarn bukan menjadi penentu kelulusan. Siswa hanya disyaratkan mengikuti UNBK untuk mendapatkan tiket lulus. Kesakralan UNBK pun dirasa mulai hilang.

”Memang UNBK ini bukan menjadi penentu kelulusan. Sehingga ada yang beranggapan bahwa UNBK ini hanya sekedar formalitas. Namun, ada manfaat lain dari UNBK,” ujar Sardju Maheri dari PGRI Jawa Tengah.

Manfaat tersebut adalah, lanjutnya, untuk pemetaan mutu sekolah. Dengan demikian, dapat diberikan pembiayaan secara tepat kepada sekolah-sekolah yang dirasa butuh pembinaan. ”Sekalipun memang ada usulan agar pemetaan mutu ini tidak dilakukan bersamaan dengan ujian,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan provinsi Jawa Tengah Sulistyo mengatakan bahwa persiapan UNBK sudah dilakukan hingga 100 persen. Ketersediaan komputer untuk masing-masing sekolah, ia katakan tidak ada kendala. Karena penggunaan komputer ia dorong tidak hanya untuk ujian nasional saja, melainkan juga untuk pembelajaran di sekolah menggunakan komputer.
”Kaitannya dengan ketersediaan komputer tidak ada masalah. Semua sudah ada. Memang kalau secara aturan, tidak maksimal adalah dilakukan 3 sesi. Tapi untuk Jawa Tengah nanti kami upayakan untuk bisa dua sesi saja,” ujarnya dengan menambahkan bahwa UNBK ini dilaksanakan untuk semua sekolah, baik negeri maupun swasta.

Dikatakan, di Jawa Tengah, masih ada sekolah yang harus menginduk pada pelaksanaan UNBK kali ini. Sebab, persyaratan agar bisa melaksanakan ujian adalah bahwa sekolah harus sudah terakreditasi. ”Masih ada, tetapi tidak banyak. Tidak sampai 10 persen. Terutama ini untuk sekolah-sekolah yang baru. Kalau yang negeri kan nggak ada yang baru. Semua sudah bisa menyelenggarakan,” ujarnya.

UNBK di Jawa Tengah tahun ini, ada sejumlah 190.878 siswa. Jumlah ini dari 1514 SMA/MA di Jawa Tengah. Sementara itu, ada sejumlah 247.089 siswa dari 1538 SMK di Jawa Tengah. ”Pelaksanaannya untuk SMK pada tanggal 25-28 Maret. Sedangkan SMA tanggal 1, 2, 4, dan 8 April,” ujarnya memberitahukan. (sga/ida)