Tuntaskan Banjir, Hendi Libatkan Penasihat Obama

51
TUNTASKAN BANJIR : Mr Henk Ovink bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melihat foto-foto kondisi daerah yang terkena banjir dan rob. (ISTIMEWA)
TUNTASKAN BANJIR : Mr Henk Ovink bersama Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melihat foto-foto kondisi daerah yang terkena banjir dan rob. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Penasihat senior Barack Obama saat menjadi Presiden Amerika Serika, Henk Ovink datang ke Kota Semarang untuk bertemu dengan Wali Kota Hendrar Prihadi Rabu (13/3). Bukan tanpa alasan, Henk Ovink yang pernah sukses mengatasi pemasalahan badai topan Sandy di Amerika pada era Presiden Obama, diharap dapat mengulang kesuksesannya di Kota Semarang.

Pasalnya, Ovink sebagai seorang pakar di bidang pengelolaan air, dinilai menjadi orang yang tepat untuk bisa melakukan supervisi kepada Kota Semarang dalam penanggulangan banjir. Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat hadir bersama Henk Ovink pada seminar Water As Leverage Of Recilient City di Balai Kota Semarang.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang tersebut menjelaskan, setidaknya ada lima hal yang akan digarap oleh Henk Ovink untuk Kota Semarang. Pertama, terkait ‘Ramah Air Kawasan Industri’ untuk mengurangi pengambilan air tanah di 9 kawasan industri yang ada di Kota Semarang. Kedua, terkait ‘Jaringan Kampung Tangguh’ agar setiap perkampungan di Kota Semarang bisa mendapatkan suplai air yang cukup baik saat musim hujan maupun musim kemarau.

Selanjutnya yang ketiga, terkait ‘Zona Pesisir Terintegrasi’ sehingga wilayah pesisir di Kota Semarang terbebas dari permasalahan rob. Keempat, terkait ‘Penyerapan Air Daerah Semarang Atas’ yang mana menjadi penting agar menghindari banjir kiriman. Dan yang kelima, terkait ‘Perbaikan Sistem Drainase Kota’ yang mana akan bersinergi dengan program peningkatan drainase yang telah dilakukan oleh Hendi bersama Pemerintah Kota Semarang sebelumnya.

“Dulu ketika saya pertama kali menjabat sebagai Wali Kota Semarang banyak yang berpesan kepada saya, kalau mau jadi legenda cukup tangani permasalahan banjir di Kota Semarang. Ini menunjukkan begitu peliknya persoalan banjir di Kota Semarang hingga muncul ungkapan-ungkapan seperti itu,” cerita Hendi. “Maka dari itu, hari ini saya berterima kasih kepada Mr Henk Ovink bersama Kerajaan Belanda yang memberi perhatian kepada Kota Semarang, agar permasalahan banjir dapat tuntas tertangani,” tegas Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

Hendi juga bercerita awal pertemuannya dengan Henk Ovink, dirinya kagum dengan teori sederhana yang direncanakan, di mana dinilainya sangat realistis untuk dilakukan di Kota Semarang. “Mr. Henk Ovink memberikan sebuah teori bagaimana agar Kota Semarang dapat menahan dan mengelola air hujan, sehingga tidak cepat mengalir menuju lautan atau bahkan menyebabkan banjir”, terang Hendi.

“Langkah – langkah pemanfaatan dan pengelolaan air yang sedemikian rupa dari Mr Henk Ovink ini yang kemudian akan dikerjakan untuk Kota Semarang melalui serangkaian supervisi,” katanya.

Pendampingan Kota Semarang dalam menangani banjir oleh Henk Ovink sendiri sebenarnya telah dijajaki sejak September tahun lalu. Dalam pejajakannya kala itu, Henk Ovink memaparkan adanya 2,1 miliar orang di seluruh dunia yang terpaksa harus memanfaatkan air tercemar.