Tiga Kali Diciduk sedang Berduaan

82
TERCIDUK : Personel gabungan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang, Sub Denpom, dan Polres Magelang Kota saat menggelar razia pasangan tidak resmi dalam operasi pekat.Agus Hadianto/RADARSEMARANG.ID
TERCIDUK : Personel gabungan Satpol PP Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang, Sub Denpom, dan Polres Magelang Kota saat menggelar razia pasangan tidak resmi dalam operasi pekat.Agus Hadianto/RADARSEMARANG.ID

RADARSEMARANG.ID, MAGELANG – Sebanyak enam pasangan tidak resmi dan empat orang tidak membawa identitas, diamankan tim gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Tengah, Satpol PP Kota Magelang, Sub Denpom, dan Polres Magelang Kota dalam operasi pekat, Selasa (12/3). Operasi yang menyasar sejumlah kos dan wisma di sejumlah wilayah Kota Magelang sengaja dilakukan pagi hari.

Satu pasangan akhirnya dilimpahkan menjadi tindak pidana ringan (tipiring) oleh Satpol PP karena tertangkap untuk ketiga kalinya. Satu pasangan ini ditangkap di kos daerah Tidar Magelang Selatan.

Kepala Satpol PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana didampingi Kabid Ketertiban Umum dan Ketertiban Masyarakat (Tibumtrantibmas) Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Suharyanto mengatakan, operasi kali ini sengaja dilakukan pagi hari pukul 06.00 WIB dan menyasar tempat kos serta wisma di wilayah Magelang Selatan dan Magelang Utara. Sasaran operasi kos ini berdasarkan informasi dan aduan dari masyarakat bahwa tempat tersebut banyak terjadi perilaku tidak pantas oleh penghuninya.

“Total ada 16 orang yakni enam pasangan tidak resmi yang kami amankan saat berada di dalam kamar, serta empat orang tidak membawa identitas. Satu orang pasangan kami limpahkan jadi tipiring karena terbukti sudah pernah diamankan sebanyak tiga kali. Ini adalah langkah tegas kami. Maksimal hukuman tipiring adalah kurungan tiga bulan,” katanya.

Singgih mengungkapkan, untuk pasangan yang diamankan didominasi oleh pemain baru meski ada beberapa pemain lama. “Operasi kali ini kita terjunkan sebanyak 30 personel yang terdiri dari tim gabungan dan dibagi dua tim. Untuk pasangan yang kami amankan, dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan mengambil tes darah. Untuk kali ini memang ada back up dari Satpol PP Provinsi Jawa Tengah,” bebernya.

Kabid Tibumtrantibmas Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Suharyanto menjelaskan, Kota Magelang dinilai sebagai salah satu kota tujuan jasa serta wisata sehingga memungkinkan para pendatang mendatangi kota ini. “Kami apresiasi kerja dari Satpol PP Kota Magelang. Ke depannya, kami akan menjalin kerjasama operasi lintas kota dan kabupaten Magelang dalam operasi pekat dengan koordinasi Satpol PP Provinsi Jawa Tengah,” jelasnya. (had/ton)