Hijaukan Pinggir Kali dengan Taman

63
PEMBERDAYAAN : Kader PKK dan para lansia di Mlatiharjo yang tetap aktif berkegiatan.PRATONO/RADARSEMARANG.ID,
PEMBERDAYAAN : Kader PKK dan para lansia di Mlatiharjo yang tetap aktif berkegiatan.PRATONO/RADARSEMARANG.ID,

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG TIMUR—Ibu-ibu PKK Kelurahan Mlatiharjo Kecamatan Semarang Timur menjadi salah satu ujung tombak dalam pembangunan kampung. Salah satunya dengan mengubah pinggir kali yang semula kumuh menjadi taman yang asri.

Lurah Mlatiharjo Triyono menjelaskan, selama ini wilayahnya terkenal sebagai langganan rob. Setiap air laut pasang, genangan air asin bisa dijumpai di mana-mana. Mlatiharjo juga ditetapkan sebagai salah satu daerah kumuh.

Tapi sejak bendungan Kali Banger beroperasi pada September 2016, wilayah ini tidak lagi disentuh rob. “Sejak Januari 2019 Mlatiharjo sudah lepas dari kategori kumuh, meski ada beberapa yang belum sepenuhnya bebas kumuh,” jelas Triyono.

Peran PKK sangat besar dalam menghilangkan predikat kumuh tersebut. “Kami membangun Taman Pinggir Kali. Yang semula tempatnya kumuh, ibu-ibu PKK kerja bakti membersihkan dan membuat taman,” jelas Ketua PKK Mlatiharjo Indri Murtika Sari.

Berbagai kegiatan diprogramkan oleh PKK. Seperti pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) yang memanfaatkan tanah perkarangan untuk pertanian. Untuk menyiasati keterbatasan lahan, juga dibudidayakan tanaman sayur secara hidroponik. PKK juga memberdayakan para lansia untuk membuat kerajinan berbentulk bunga dari bahan sabun mandi. (ton)