Kompak Jadikan Kampung Jahe

201
TOGA : Sekretaris KWT Karya Mandiri RW 6 Kelurahan Kembangarum (kiri) bersama Ketua KWT, Tri Widayati saat menunjukkan aneka tanaman herbal di Taman Jahe samping Balai RW setempat.Ahsan fauzi/RADARSEMARANG.ID,
TOGA : Sekretaris KWT Karya Mandiri RW 6 Kelurahan Kembangarum (kiri) bersama Ketua KWT, Tri Widayati saat menunjukkan aneka tanaman herbal di Taman Jahe samping Balai RW setempat.Ahsan fauzi/RADARSEMARANG.ID,

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG BARAT- Warga RW 6, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, kompak menjadikan wilayahnya sebagai kampung jambu jahe. Langkah konkretnya, warga membuat taman jahe di samping balai RW setempat.

“Pencanangan taman kita mulai September tahun 2017 lalu,” kata Sekretaris Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Mandiri RW 6, Tri Mugiyati.

Mugiyati menjelaskan, pembuatan taman ini dilakukan secara swadaya. Warga sacara sukarela iuran untuk pembuatan media taman dan pembelian bibit tanaman. “Aneka tanaman herbal kita tanam di sini, namun yang paling banyak adalah tanaman jahe merah,” ungkapnya.

Ketua KWT Karya Mandiri, Tri Widayati menambahkan, selain swadaya warga, ada tambahan bantuan bibit dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang. “Bantuan bibit dari pemerintah sifatnya stimulan saja. Namun yang paling utama adalah gerakan warga. Jadi, bantuan dari pemerintah untuk merangsang atau memotivasi,” akunya.

Tri Widayati menambahkan, tanaman jahe sudah pernah dipanen sekali. Hasil panenya diproduksi menjadi wedang uwuh. “Sudah kita packing dan langsung kita jual. Penjualan tidak hanya di wilayah Kelurahan Kembangrum dan Kecamatan Semarang Barat saja, namun sudah masuk sampai tingkat Kota Semarang,” ucapnya.

Uang hasil penjualan, lanjutnya, masuk kas KWT untuk perawatan taman dan pembelian-pembelian bibit untuk masa tanam berikutnya. “Kesadaran warga RW 6 menamam mulai tumbuh. Mereka tidak hanya menanam tanaman herbal, buah dan hias saja. Kini, warga juga menanam aneka sayuran, seperti kacang panjang, terong, kul, kangkung dan lainya,” pungkas Tri. (san/zal)