Bekerja Latih Kesabaran

121
Yashella Tirana (JOKO SUSANTO/RADARSEMARANG.ID)
Yashella Tirana (JOKO SUSANTO/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, BAGI Yashella Tirana, bekerja bisa melatih kesabaran. Itu yang dirasakan gadis kelahiran Semarang, 21 Maret 1997 ini, semenjak diterima di Divisi Customer Care (CS) Telkom Indonesia, sejak Desember 2017. Tak dipungkiri, berinteraksi dengan pelanggan perlu bertelingga tebal, ketika bertemu ada pelanggan yang menyebalkan. Namun demikian, jauh lebih banyak pelanggan yang baik.

“Pelanggan yang menyebalkan biasanya susah diberikan penjelasan. Sedangkan pelanggan yang baik, lebih komunikatif. Meski begitu, tetap semua kami layani dengan baik. Kalaupun ada kendala, saya mengendalikan emosi,” kata gadis yang akrab disapa Yashella ini kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (1/3).

Alumnus SMA Negeri 6 Semarang dan Diploma Teknik Telekomunikasi Polines Semarang ini, mengaku saat training pernah berada pada situasi belum bisa menghadapi pelanggan yang menyebalkan. Pelanggan ini, benar-benar hard complaint, sampai ia bingung menjawabnya. Sampai membutuhkan waktu panjang untuk memberikan penjelasan. Bahkan harus perlahan-lahan hingga mengerti dan benar-benar memahami.

“Waktu training, kerja rasanya berat banget, sistemnya susah, dan harus senyum terus di hadapan pelanggan. Padahal aslinya masih bingung sama sistemnya. Tapi alhamdulillah, berkat motivasi dari orang tua, bisa bangkit lagi,” kenangnya.

Berjalannya waktu, mahasiswi Binus (Bina Nusantara) Semarang ini, memiliki cara sendiri untuk mengolah kesabaran. Bahkan saat ini, omelan pelanggan yang menyebalkan sekalipun, sudah biasa baginya. Justru sekarang, kalau ada komplain menjadi motivasi untuk bangkit dan tak dimasukkan ke dalam hati. Sebenarnya komplain pelanggan, tidak semenakutkan yang dipikirkan.

“Sekarang sudah lebih banyak orang yang open minded, jadinya ya lebih gampang bertukar informasi. Mulai nyamannya gara-gara terbiasa dan saya juga sudah terbiasa dengan sistem yang ada,” jelasnya.

Anak pasangan Prayitno dan Tri Heru Woroastuti ini, berpedoman kerja harus selalu ramah dengan semuanya. Kemudian ikhlas membantu pelanggan yang komplain. Menurutnya, dengan lingkungan kerja yang asyik, dapat membantu pelanggan yang membutuhkan informasi ataupun penyelesaian masalah, jauh memberikan kepuasan tersendiri. “Selain itu ada target untuk diri sendiri juga,” ujar gadis yang tinggal di Perumnas Krapyak, Semarang ini. (jks/ida)