Jual Tembakau Gorilla, Dua Pemuda Dibekuk

168
NARKOBA: Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Sri Haryono didampingi Kasubag Humas AKP Heny Widyanti menunjukkan barang bukti narkoba. (TABAH RIYADI / RADARSEMARANG.ID)
NARKOBA: Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Sri Haryono didampingi Kasubag Humas AKP Heny Widyanti menunjukkan barang bukti narkoba. (TABAH RIYADI / RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG- Baru pertama kali mengedarkan dan memakai narkotika, dua pemuda dibekuk Satreskrim Polres Temanggung. Dwi Yunianto, 21, warga Pasuruan, Parakan, Temanggung dan David Muhamad, 23, warga Parakan Kauman, Parakan, Temanggung dicokok polisi di tempat yang berbeda Kamis (14/2) lalu.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo melalui Kasatreskrim AKP Sri Haryono mengungkapkan kedua tersangka diamankan setelah melihat gerak-gerik Dwi yang mencurigakan saat berada di Taman Bambu Runcing Parakan. “Setelah kami amankan dan kami periksa, ternyata dia membawa dua linting tembakau gorilla,” ucapnya Selasa (19/2).

Dari penangkapan tersangka Dwi, Satreskrim mendapatkan keterangan bahwa ia mendapatkan barang haram tersebut dari David. “David kami tangkap di rumahnya. Setelah kami geledah ada tiga bungkus tembakau gorilla, satu linting tembakau gorilla, kertas rokok cap Pulau Singapura serta kerta rokok kuadrat,” tuturnya.

Tembakau gorilla menurutnya merupakan salah satu narkotika golongan I yang berbahaya. “Barang ini tergolong berbahaya. Dari tangan kedua tersangka kami mengamankan tembakau gorilla total seberat18,6 gram,” tuturnta.
David mengaku mendapatkan barang haram tersebut dengan membeli online melalui instagram. “Saya membelinya Rp 190 ribu satu paket ganja yang dibungkus ke dalam 3 plastik,” ucapnya.

Pria yang bekerja sebagai pedagang buah mitu itu mengaku baru menjual satu linting tembakau gorilla kepada temannya. Kedua pelaku diancam pasal berlapis 114, 112, 127 Undang-Undang Nomor b35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman 20 tahun penjara. (cr6/lis)