Ratusan Pekerja PLTU Batang dan Masyarakat Sumbang Darah

163
KEMANUSIAAN – Pegiat perpusdes di bawah bimbingan PLTU Batang menyumbangkan darah, dalam rangka hari K3 Nasional yang digelar di Balai Desa Semboja Tulis Batang, Kamis (14/2/2019). (Lutfi Hanafi/Radarsemarang.Id)

RADARSEMARANG.ID,BATANG— Ratusan pekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang 2 x 1.000 MW, bersiap mengantre di meja pendaftaran. Sebagian juga sudah ada yang berbaring di tempat tidur darurat, ada 10, semua terisi penuh. Tampak, dengan sigap 5 orang petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang menyiapkan jarum dan selang, juss, ada yang meringis.

Kesepuluh orang ini, sebagian dari ribuan pekerja di kompleks pembangunan pembangkit listrik terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Mereka selain berasal dari PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) juga berasal dari sub kontraktor dari berbagai jenis pekerjaan, dari kantoran, pekerja proyek hingga petugas keamanan.

“Bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Nasional ini selalu kami peringati dengan berbagai macam kegiatan. Mulai dari sosialisasi kesehatan, sejumlah pelatihan yang berkaitan dengan keselamatan, kesehatan pekerja dan Donor Darah,” jelas Direktur External Relations PT BPI, Wasistho Adjinogroho, saat ditemui di ruang donor darah di komplek perkantoran PLTU.

Kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh perusahaan pembangkit listrik dengan teknologi ultra super critical yang ramah lingkungan ini. Bahkan aksi sumbang darah ini tidak hanya dilakukan di dalam proyek PLTU Batang 2 x 1.000 MW, tetapi juga dilaksanakan di sejumlah perpustakaan desa binaan PT BPI. Salah satu penyelenggara donor, di Perpusdes Desa Semboja Kecamatan Tulis, tepatnya di Perpus Gayung Pintar. Ada belasan orang baik petugas perpus maupuan masyarakat sekitar yang ikut dalam sumbang darah.

Alhamdulillah, walupun tidak banyak ada sebagain dari kami dan masyakat yang bersedia donor darah,” ucap pegiat Pepusdes BPI Galud Diah Pratiwi, pada Kamis (14/2/2019). Hal yang sama juga digelar di Perpusdes Desa Tulis Kecamatan Tulis. “Sebenarnya di tempat kami rutin menggelar donor darah, kami dan warga senang karena ada kebahagiaan sendiri jika bisa bersedakah darah untuk sesama,” ujar pegiat perpusdes, Purwa Hidayati riang.

Pada kesempatan tersebut, kegiatan sumbang darah sukses mengumpulkan 18 peserta. Mereka berasal dari anggota perpustakaan dan warga sekitar. Namun sayangnya, hanya 12 orang yang bisa menyumbangkan darahnya, karena ada faktor lain. (han/lis)