Bawaslu Periksa Dua Kepala Desa

60
DIPERIKSA: Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh bersama anggota memeriksa seorang kades kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADARSEMARANG.ID)
DIPERIKSA: Ketua Bawaslu Demak Khoirul Saleh bersama anggota memeriksa seorang kades kemarin. (WAHIB PRIBADI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK – Bawaslu Demak kembali melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran pemilu. Kali ini, dua kepala desa (kades), yaitu Kades Weding, Abdul Ghofur dan Kades Krajan Bogo, Kecamatan Bonang, Syarif.

Ketua Bawaslu, Khoirul Saleh mengatakan, pihaknya telah melakukan investigasi untuk mengusut kasus yang diduga melibatkan para kepala desa tersebut. Menurutnya, hal itu ada kaitannya dengan kegiatan caleg DPR RI yang berlangsung pada 9 Februari 2019 di sebuah Hotel di Kota Semarang.

Pertemuan itu diduga telah menghadirkan sejumlah kades dari Kabupaten Demak. “Kita mintai klarfikasi dua kades ini karena kebetulan ada dalam dokumen yang kita miliki,” ujar Khoirul, kemarin.

Dalam keterangan Kades Syarif yang diperoleh dalam pemeriksaan itu, bahwa caleg DPR RI hanya mengenalkan diri kepada kades yang hadir dalam kegiatan tersebut. Sedangkan, Kades Weding, Abdul Ghofur, datang belakangan dan semua yang hadir sudah dalam kondisi berdoa bersama. “Dari keterangan dua kades ini, akan kita kaji kembali,” kata Khoirul.
Menurutnya, untuk mengusut kasus itu, Bawaslu Demak sebelumnya telah berkoordinasi dengan Bawaslu Kota Semarang. “Kita jalin koordinasi dengan Bawaslu Kota Semarang untuk membantu mengungkap masalah ini. Saat pengawas datang, kegiatan sudah membubarkan diri. Yang jelas, kita dalami masalah ini karena ada dugaan pelanggaran kampanye yang diduga melibatkan kades,” jelasnya. (hib/bas)