Penggunaan “Batik” dalam Penulisan Soal-Soal HOTS

90
Oleh : C. Oetari Darmastuti, S. Pd
Oleh : C. Oetari Darmastuti, S. Pd

RADARSEMARANG.ID, Ujian nasional Tahun Pelajaran 2018/2019 tingkat SMA/SMK/MA akan dilaksanakan secara serempak mulai tanggal 25 hingga 28 Maret 2018. Para pendidik sudah mulai mempersiapkan diri meliputi persiapan materi dan mental.

Memang tidak dipungkiri bahwa hasil dari ujian nasional tidak dijadikan penentu kelulusan, namun hasil ujian nasional itu tetap akan menjadi prestise tersendiri bagi sekolah yang berhasil mencetak nilai ujian nasional tinggi. Persiapan mental juga perlu diberikan kepada siswa agar siswa memiliki motivasi yang tinggi bahwa ujian nasional yang akan diikuti ikut menentukan masa depan mereka.

Adapun persiapan awal, guru harus menguasai materi ujian nasional dengan baik, karena soal-soal yang digunakan dalam ujian nasional adalah soal-soal yang masuk dalam kategori HOTS (Higher Order Thinking Skills). Guru harus memahami soal-soal seperti apakah yang dikelompokkan dalam HOTS dan bagaimanakah cara menulis soal-soal HOTS. Dengan memahami dan mengerti soal-soal kategori HOTS, diharapkan nantinya guru dapat mengajarkan soal-soal HOTS itu dengan benar kepada siswa,dan hasilnya siswa dapat memperoleh nilai yang baik.

Soal-soal HOTS adalah soal-soal yang membutuhkan kegiatan berpikir yang melibatkan level kognitif tinggi. Guru harus memahami kategori soal-soal HOTS itu, agar dapat menulis HOTS.

Soal-soal yang digunakan dalam ujian nasional tahun ini tidak jauh berbeda dengan soal-soal ujian nasional yang digunakan tahun lalu. Soal-soal itu ditulis dengan sebuah ilustrasi wacana atau stimulus, diikuti dengan pertanyaan, analisis, dan tahap akhir adalah menentukan jawaban yang tepat. Untuk dapat mengajarkan kepada siswa bagaimana cara yang jitu untuk menyelesaikan soal-soal HOTS guru harus dapat memahami dulu soal-soal HOTS itu dulu. Setelah guru memahami soal-soal yang berkategori HOTS, diharapkan guru dapat menulis soal-soal HOTS sesuai dengan kompetensi yang diampu. Pertanyaannya bagaimanakah cara yang digunakan untuk dapat menulis soal-soal HOTS dengan benar dan baik, benar dari kaidah isi atau konten yang akan diukur, dan baik dari kaidah kebahasaan.

Untuk dapat menulis soal-soal yang berkategori HOTS digunakan sistem “Batik” yang dapat dijabarkan Berkarakter dan Bekerja sama, Aktif, dan Kreatif. Mengapa Batik digunakan dalam penulisan soal-soal HOTS?, Karena faktanya ketika kita ingin menulis soal-soal yang berkategori HOTS, dibutuhkan adanya kerja sama yang berkarakter, artinya kita sebagai seorang pendidik harus memiliki karakter yang tinggi, bahwa soal-soal yang kita buat nantinya adalah soal-soal yang dapat mewakili dan dapat mengukur kompetensi yang ada. Sedangkan bekerja sama dapat diartikan bahwa ketika menulis soal-soal HOTS diperlukan adanya kerja sama yang solid, baik itu antar teman sejawat maupun teman guru yang lain. Aktif dapat diartikan bahwa ketika kita menulis soal-soal HOTS harus dituntut aktif, aktif dalam mencari sumber-sumber referensi lain, sehingga soal-soal yang dihasilkan selalu segar dan kontekstual. Aktif bertanya pada teman yang lebih mampu sehingga soal-soal yang dihasilkan baik dan benar dan dapat mengukur kompetensi yang diinginkan. Kreatif, dapat diartikan seorang pendidik ketika akan menulis soal-soal HOTS harus mengerti dan mengikuti persoalan-persoalan apa yang sedang trending saat ini. Kekreatifan seorang pendidik dalam menulis soal-soal HOTS akan terlihat pada stimulus yang dibuat. Unsur stimulus ini merupakan unsur utama dalam menuliskan soal-soal HOTS.