Libatkan Semua Pihak dalam Mitigasi Bencana

92
TANAM POHON: Bupati Demak HM Natsir disela tanam pohon bersama relawan BPBD di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. (WAHIB PRIBADI/RADARSEMARANG.ID)
TANAM POHON: Bupati Demak HM Natsir disela tanam pohon bersama relawan BPBD di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen. (WAHIB PRIBADI/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARNG.ID, DEMAK – Pemkab Demak berupaya untuk mencegah terjadinya bencana di wilayahnya. Antara lain, dengan cara menggalakkan mitigasi. Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho LP melalui Sekretarisnya, Mahfudz mengatakan, ada upaya struktural dan non struktural.

“Secara struktural kita koordinasikan mitigasi itu dengan DPU maupun Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ini terkait dengan perbaikan dan pembangunan tanggul sungai supaya dapat mengurangi risiko bencana,” kata Mahfudz, dikantornya, kemarin.

Sedangkan, untuk non struktural upaya yang dilakukan adalah memberikan pelatihan, simulasi, sosialisasi kepada instansi pemerintah maupun kepada masyarakat. Selain itu, penguatan penguatan kapasitas mitigasi lainnya.

“Misalnya, kita lakukan penanaman pohon untuk penghijauan di Girikusumo, Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen serta tanam pohon bersama TNI di Desa Jragung, Kecamatan Karangawen. Setidaknya, ada 10 ribu batang pohon berbagai jenis ditanam. Ada mahoni, jati dan lainnya,” kata dia.

Penanaman itu antara lain untuk mengembalikan fungsi hutan dan penyerapan air tanah. “Kita juga lakukan gerakan bersih bersih sampah agar aliran air di sungai tetap lancar,” ujarnya.

Untuk mengurangi risiko bencana, masyarakat juga diberikan kesadaran untuk menyelamatkan diri. Upaya itu bisa melalui kearifan lokal masyarakat bisa juga dengan tekhnologi. “Jadi, mitigasi itu dalam rangka cegah sekaligus memberikan kesadaran masyarakat untuk mengurangi risiko bencana,” kata dia.

Bupati Demak HM Natsir mengatakan, penanggulangan bencana menjadi tanggung jawab bersama agar dapat teratasi dengan baik. “Kita tanam pohon supaya hutan kembali hijau sehingga tidak mudah longsor,” katanya. (hib/sct/bas)