Jalan Pageruyung-Besokor Baru Dibangun 2020

97
MUSRENBANGCAM: Helatan Musrenbangcam Pageruyung yang digelar di Aula Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)
MUSRENBANGCAM: Helatan Musrenbangcam Pageruyung yang digelar di Aula Kecamatan Pageruyung, kemarin. (BUDI SETIYAWAN/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL – Jalan Pageruyung-Besokor yang kondisinya rusak parah, rencananya 2020 akan dibangun. Anggaran yang digelontorkan cukup tinggi, yakni mencapai Rp 4 miliar. Demikian terungkap dalam Musyarawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Pageryung 2020, kemarin (11/2).

Jalan lainnya yang menjadi fokus untuk dibangun adalah Jalan antar Desa Surokonto Kulon-Surokonto Wetan sebesar Rp 900 juta. Selain itu Jalan Pageruyung-Gondoarum Rp 1,5 M dan Jalan Pucakwangi -Gondoarum Rp 900 juta. “Tahun ini sudah ada jalan yang teranggarkan di Dinas PUPR, jadi tahun 2020 nanti tinggal menyelesaikan sisa jalan yang belum diperbaiki,” kata Camat Pageruyung, Nurkholis.

Selain jalan, program yang diprioritaskan adalah pemberdayaan desa. Yakni untuk menciptakan satu desa satu produk. “Kami dorong desa untuk memiliki inovasi desa. Dari 14 desa, saat sudah ada sudah ada tujuh desa inovasi,” tuturnya.

Tujuh desa tersebut yakni, Desa Kebongembong sebagai desa online, Desa Pegergungung dengan pembuatan tisu yang sudah dipasarkan sampai Jogja dan Surabaya. Kemudian Desa Getasblawong yang membuat magot atau pupuk organik yang omset penjualannya mencapai Rp 10 juta perbulan.

Selain itu Desa Pucakwangi dengan BUMDes pengelolaan sampah, Desa Pageruyung membuka toko modern, serta Desa Tambahrejo yang mendirikan Pusat Kesehatan Sosial dan desa online. “Yang belum membentuk BUMDes tinggal 2 desa, yaitu Desa Surokonto Kulon dan Bangunsari, namun kami kejar terus untuk membuat BUMDes yang masing-masing ada inovasi desanya,” katanya.

Kepala Baperlitbang Pemkab Kendal, Agus Sumaryono mengingatkan, agar pembangunan diprioritaskan sesuai arah kebijakan pembangunan tahun 2020 Pemkab Kendal, yakni Kendal berdaya Saing. Dikatakan, bahwa dalam Musrenbangcam, tiap desa hanya bisa mengusulkan maksimal 5 program, namun yang akan ditampung oleh kecamatan untuk dibahas dalam Musrenbangkab, maksimal 20 program.

“Karena tidak semua usulan dari masing-masing desa itu bisa ditampung semua, maka harus sesuai prioritas yang mewadahi kepentingan masyarakat. Sehingga program bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Anggota DPRD Kendal Dapil IV, Mabrur mengatakan, pihak DPRD akan mengupayakan untuk meneruskan perbaikan infrastruktur pada jalan-jalan di Pageruyung. “2020 mendatang memang semua jalan kabupaten kondisinya sudah bagus,” tandasnya. (bud/bas).