Gubernur Bantu Alat CT-Scan 128 Slice

38
ALAT CANGGIH : Gubernur Ganjar Pranowo usai menyerahkan alat kesehatan CT-Scan 128 Slice di RSND Semarang, Senin (11/2) kemarin. (HUMAS PEMPROV JATENG)
ALAT CANGGIH : Gubernur Ganjar Pranowo usai menyerahkan alat kesehatan CT-Scan 128 Slice di RSND Semarang, Senin (11/2) kemarin. (HUMAS PEMPROV JATENG)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Alat kesehatan berupa CT-Scan 128 Slice diserahkan Gubernur Ganjar Pranowo kepada Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Semarang. Alat senilai Rp 12,5 miliar ini, dikatakan, dapat memeriksa jantung dalam waktu 10 detik dengan hasil lebih presisi.

Gubernur berharap dengan peralatan yang semakin canggih, pelayanan kepada masyarakat bisa dilakukan lebih baik dan cepat. Tentu didukung SDM yang bagus. “Harapannya sebagai rumah sakit pendidikan, RSND yang sudah 3 tahun ini bisa mengajarkan dan melayani. Kemudian dengan inovasinya bisa membantu masyarakat menyelesaikan persoalan kesehatannya,” ujar Gubernur Ganjar didampingi Sekda Jateng, Sri Puryono, di RSND, Senin (11/2).

Lebih lanjut, pada kesempatan yang sama Gubernur kembali mengingatkan pentingnya politik kesehatan hulu, yakni dengan melakukan pola hidup sehat untuk mencegah terserang penyakit. Dalam hal ini, Gubernur meminta Undip untuk turut berperan aktif.

“Harapannya Undip dengan banyak fakultas bisa membuat gerakan bersama mengedukasi publik di masing-masing disiplin ilmu yang dimiliki. Sehingga orang sadar akan kesehatannya,” kata dia.

Mulai dari hal sederhana, seperti cuci tangan sebelum makan, makan makanan bergizi, tidak memvuang sampah sembarangan, olahraga dan beberapa hal lainnya. “Yang begini-begini ini, kami berharap Undip berperan untuk memback-up,” kata dia.

Hingga kini, RSND terus berbenah. Direktur Utama RSND, Susilo Wibowo mengatakan, kualitas pelayanan kepada masyarakat terus dan akan terus ditingkatkan. Terlebih, dengan bantuan alat CT-Scan ini, pelayanan kepada masyarakat diupayakan dapat dilakukan dengan lebih maksimal.

“Alat ini adalah generasi baru dan mampu memberi gambaran diagnostik lebih baik, terutama pemeriksaan organ bergerak seperti jantung,” jelasnya. (sga/ida)