Bupati Minta Kantor Layanan Imigrasi di Batang

70
TINGKATKAN LAYANAN : Ingin berikan pelayanan maskimal kepada masyarakat Pemkab Batang dan Imigrasi Pemalang akan berikan pelayanan lebih dekat. (Lutfi Hanafi/RADARSEMARANG.ID)
TINGKATKAN LAYANAN : Ingin berikan pelayanan maskimal kepada masyarakat Pemkab Batang dan Imigrasi Pemalang akan berikan pelayanan lebih dekat. (Lutfi Hanafi/RADARSEMARANG.ID)

RADARSEMARANG.ID, BATANG – Bupati Batang Wihaji meminta kantor pelayanan imigrasi dibuka di wilayahnya. Mengingat tingkat permohonan perizinan keimigrasian di Batang cukup tinggi. Permintaan tersebut diungkapkan langsung bupati kepada Kepala Kantor Imigrasi Pemalang, Doni Alfisyahrin, saat berkunjung ke Pemkab Batang, Senin (11/2).

“Saya ingin Kantor Imigrasi Pemalang dapat membuka pelayanan terkait keimigrasian di Kabupaten Batang, sehingga lebih dekat dan dapat membantu pelayanan kepada masyarakat kami. Tidak harus jauh datang ke kantor imigrasi Pemalang,” tegas Wihaji di ruang kerjanya.

Menurut bupati, warganya banyak yang pergi keluar negeri, terutama untuk melakukan ibadah seperti umrah dan haji. Selain itu juga banyak warga asing yang bekerja di sekitar Batang yang tentunya butuh rutin melakukan pelaporan izin tinggal.

Menanggapi permintaan bupati, Doni Alfisyahrin, akan melakukan trial dengan ikut membuka pelayanan keimigrasian pada Mall
Pelayanan Publik di Batang yang rencananya akan dilaunching minggu depan. Bertempat di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Batang. Namun untuk membuka secara permanen, pihaknya butuh koordinasi lebih lanjut dengan kementrian pusat.

“Sementara kami akan ikut mengisi dalam mall pelayanan publik tersebut. Yang mana akan berikan pelayana keimigrasian, dari paspor hingga pelayanan lain,” ujarnya.

Adapun pelayanan keimigrasian yang nanti bisa dilayani, seperti pembuatan paspor baik yang bertujuan berangkat ke luar negeri dalam rangka Haji atau Umrah, maupun berbelanja atau berbisnis. Bahkan ke depan juga akan mempermudah para investor dalam hal ini yang mempekerjakan atau investor asing untuk mendapatkan pelayanan keimigrasian. (han/zal)