Tinggal Tunggu Surat Suara Pileg

117
LOGISTIK: Ketua KPU Kota Salatiga Saemuri menunjukkan kardus berisikan surat suara Pilpres 2019 di Gudang Logistik KPU, Kamis kemarin. (ISTIMEWA)
LOGISTIK: Ketua KPU Kota Salatiga Saemuri menunjukkan kardus berisikan surat suara Pilpres 2019 di Gudang Logistik KPU, Kamis kemarin. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA – Sebanyak 137.852 lembar surat suara untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun ini sudah tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga. Sementara surat suara pemilihan legislatif (Pileg) dan DPD masih menunggu giliran dari daerah lain secara bertahap.

Hal itu diungkapkan ketua KPU Kota Salatiga Syaemuri Albab kemarin. ia mengatakan saat ini dari total ribuan surat suara Pilpres masih tersimpan rapi di gudang logistik meter milik KPU. Rencana dalam waktu dekat akan dilakukan pengecekan menunggu prosedur dari KPU pusat.

“Nanti setelah ada kesiapan bersama kepolisian akan kami hitung ulang jumlahnya sesuai apa tidak. Lalu ada yang rusak apa tidak baru kami distribusi ke TPS kecamatan,” terang Syaemuri saat meninjau gudang KPU, Kamis (7/2)

Menurut Saemuri, surat suara Pilpres diterimanya dari KPU RI pada Senin (4/2) melalui pos pengiriman yang dikemas dalam kardus dengan masing-masing berisikan 2.000 lembar surat suara.

Dikatakan Syaemuri, sesuai rencana yang telah disusun internal KPU Kota Salatiga terkait teknis pembukaan dan penghitungan akan dibarengkan dengan surat suara Pileg manakala sudah diterima. Sementara masih rapi terbungkus kardus sebanyak 69 kardus berisikan surat suara Pilpres.

Menurutnya, dari total keseluruhan surat suara Pilpres yang sudah diterima KPU Kota Salatiga sesuai dengan jumpah DPT. Sementara antisipasi adanya hama tikus maupun kecoa dan munculnya jamur secara berkala gudang logistik dilakukan penyemprotan menggunakan cairan obat khusus serangga dalam 10 hari sekali.

Ia menambahkan dari sebanyak 137.852 lembar surat suara diprediksi menghabiskan waktu empat hari dalam proses pelipatan. Hal itu berbeda dengan pelipatan surat suara lain yang memiliki calon lebih dari dua. “Sekarang yang kami lakukan pemantauan supaya surat suara tidak rusak sesuai prosedur. Agar aman juga dijaga petugas kepolisian selama 24 jam,” ujarnya. (sas/bas)