Senam Mulut

318
Ruth Aurora (DOKUMEN PRIBADI)
Ruth Aurora (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, SEHARI-hari, Ruth Aurora berprofesi sebagai penyiar radio. Karena itu, gadis 23 tahun ini pun selalu menjaga suaranya agar tetap merdu dan enak didengar. Selain rutin
pelatihan vokal, senam mulut, dan latihan pernafasan, yang terpenting lagi adalah dengan mengurangi makanan gorengan dan minum es. “Ini posisi sangat sulit, tetapi harus bagaimana? Ketika bersama teman-teman yang menraktir es dan gorengan, ya aku harus bisa ngerem. Kalau pun mencicipi ya sedikit saja,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Menurut dia, suara itu merupakan anugerah Tuhan yang harus disyukuri dan dijaga. Apalagi dirinya sebagai profesi penyiar, sehingga suara menjadi modal utama bekerja.

Ruth mengaku, tidak mudah menerapkan teori yang didapat saat kuliah dalam dunia kerja. Untuk itu, perlu belajar kembali. “Memang beda antara teori dan praktik, untuk itu perlu belajar kembali,” ungkap alumnus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) jurusan ilmu Komunikasi Broadcasting ini.

Dalam melakukan siaran, Ruth punya ciri khas dalam siaran, yakni untuk program news, rohani, dan program anak. Sedangkan untuk pendengarnya berusia antara 25 tahun ke atas sampai lansia. Untuk pendengar yang menikmati lagu antara tahun 1980-90 sebanyak 70 persen, sedangkan pada 2010-terbaru berjumlah 30 persen.
“Memang untuk radio tempat saya siaran ini, segmentasinya keluarga dan pekerja. Siaran weekend dilakukan selama lima jam, sedangkan hari biasa tiga jam,” tambahnya.(hid/aro)