Eero Markananen Jadi Penyelamat PSM Makassar

192

JawaPos.com – Laga lanjutan babak ke 32 besar Piala Indonesia antara PSM Makassar kontra Kalteng Putra di Stadion Mattoanging, Minggu (3/2) berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Pluit pertama baru dibunyikan, tim tuan rumah langsung tampil menekan. Mencoba menyisir sektor kanan pertahanan lawan, Zulham Zamrun belum bisa berbuat banyak. Wasyiat Hasbullah menempel ketat pergerakannya.

Serangan berbalik membuat kesempatan perlahan diciptakan tim tamu. Rizky Dwi mencoba menyisir sektor kanan pertahanan tuan rumah yang dikawal Benny Wahyudi. Bola diterima Eliazer Maran kemudian mencoba peruntukan pertama kalinya. Sayang tendanganya masih bisa ditepis Hilam Syah.

Kedua tim saling jual beli serangan hingga memasuki paruh waktu pertandingan. Kesempatan emas kembali datang dari tuan rumah melui Marc Klok. Namun, tendangan gelandang pengangkut air Juku Eja setelah menyambut umpan dari Pluim di depan kotak penalti itu masih menyamping di sisi kiri gawang Dimas Galih.

Kartu kuning perdana didapatkan kapten tim tamu, I Gede Sukadana setelah sedikit berbenturan dengan Wiljan Pluim. Serangan berbalik di kubu tim tamu, tendangan Patrich Wanggai dari depan kota penalti, di blok Abdul Rahman.

Kartu kuning kedua didapatkan Antoni Putro Nugroho setelah menjatuhkan Benny Wahyudi yang menyisir dari sektor kanan. Sebelum turun minum, kesempatan terakhir didapatkan Zulham Zamrun. Disayangkan karena umpan dari Benny belum dimanfaatkan sempurna.

Bola melambung di atas mistar hasil sontekan setelah menerim umpan mendatar. Tambahan waktu dua menit, belum merubah hasil 0-0 di babak pertama. Pergantian pertama kali dilakukan tuan rumah di awal babak kedua. Yu Hyunko dimasukkan menggantikan peran dari Eliazer Maran.

Di awal babak kedua tuan rumah langsung tampil menekan. Beberapa kali kesempatan tercipta. Paling berbahaya umpan dari Guy Junior dari sektor kanan pertahanan tuan rumah. Lagi-lagi Zulham yang menerima umpan belum mampu memanfaatkan dengan baik.

Tendangnya menyisir tanah dan menyamping ke gawang Dimas Galih. Menambah tekana Bayu Gatra dimasukkan di menit 58 menggantikan peran dari Guy Junior. Masuknya Bayu, sedikit membuat perubahan di dalam ritme permainan Juku Eja. Peluang emas datang dari tuan rumah di menit 64.

Sundulan kepala Eero Markkanen membentur tiang gawang lawan, setelah menerima umpan matang dari Bayu Gatra di sektor kanan pertahanan lawan.

Serangan demi serangan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil. Eero Markkanen sukses menjadi pemecah kebuntuan untuk PSM menit ke 68.

Tandukannya setelah menerima umpan dari Taufik Hilidayat disempurnakan dengan kepala. Skor 1-0 sementara bertahan. Sedikit melakukan penyegaran, tim tamu melakukan pergantian, Fajar Handika ditarik keluar digantikan Feri Pahabol menit 70.

Peluang demi peluang terus diciptakan tuan rumah. Menambah daya gedor, Ferindand Sinaga dimasukkan menggantikan Zulham Zamrun dimenit 78. Masuknya Ferdinand The Dragon menambah spirit tim. Menit 80, peluang emas kembali tercipta. Bayu Gatra yang menyisir sisi kanan pertahanan lawan menyodorkan bola ke dalam kotak penalti.

Bola disambut Eero, namun tendangannya masih dapat diblok Indra Permana. Iwan Sukoco kembali mengeluarkan kartu kuning ketihanya dalam pertandingan setelah Eero yang dinyatakan offside tetap menendang bola ke gawag Dimas. Hingga penghujung babak kedua, Wiljan Pluim dan kawan-kawan terus menekan pertahan tim tamu.

Iwan kembali memberikan kartu kuning kapada Onorionde diakbir masa pertandingan. Menit 90, kapten tin tamu I Gede Sukadana ditaeri keluar digantikan Dadang Apridianto. Kesempatan terakhir tuan rumah datang dari tendangan bebas Wiljan Pluim. Sayangnya bola melambung di atas mistar Dimas. Perpanjangan waktu 2 menit tak mampu merubah skor akhir 1-0 bertahan hingga babak kedua usai.

Berikut susunan pemain kedua tim :

PSM Makassar :

Penjaga gawang : Hilmansyah
Belakang : Aaron Evans, Abdul Rahman, Benny Wahyudi,Taufik Hidayat
Tengah : Pluim (C), Marc Klok, Zulham Zamrun (Ferdinand Sinaga 78′), Rizky Pellu
Depan : Eero Markkanen dan Guy Junior (Bayu Gatra 58′)

Cadangan : Hery Prasetyo, Hendra Wijaya, Munhar, Reva Adi Utama, M Arfan, Bayu Gatra dan Ferdinand Sinaga

Asisten Pelatih : Imran Amirullah

Kalteng Putra :

Penjaga gawang : Dimas Galih Pratama
Belakang : Indra Permana, Onorionde Kughegbe, Wasyiat Hasbullah
Tengah : Fajar Handika (Ferinando Pahabol 70′), I Gede Sukadana (C) (Dadang Apridianto 90′), Michael Rumere, Rizky Dwi Febriantor
Depan : Antoni Putra Nugroho, Eliazer Maran (Yu Hyunko 45′) dan Patrich Wanggai

Cadangan : Riki Pambudi, Roni Fatahillah, Dadang Apridianto, Maldini Pali, Pandi Ahmad Lestaluhu, Yu Hyunko dan Yohanes Ferinando Pahabol

Pelatih : Gomez de Oviera

Wasit : Iwan Sukoco (Malang)
AW 1 : Sugiarto (Jombang)
AW 2 : Yan Ardiona (Tulungagung)
Wasit Cadangan : M Erfan Efendi (Surabaya)
Inspektur Wasit : TBI
Match Comisioner : Jeffry Talumpe (Manado)
Koordinator : M Arifin

(Sahrul Ramadan)

Ketgam : PSM kontra Kalteng Putra di stadion Mattoanging, Minggu (3/2).

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Sahrul Ramadan