Apernas Target Bangun 10 Ribu Rumah

716
RUMAH MURAH : Pameran perumahan bersubsidi dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah. (Ilustrasi/dok rase)
RUMAH MURAH : Pameran perumahan bersubsidi dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah. (Ilustrasi/dok rase)

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Permintaan rumah yang cukup tinggi, membuat Asosiasi Pengembang Rumah Sehat Nasional (Apernas) Jateng menargetkan mampu membangun 10 ribu unit rumah subsidi di 2019 ini.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Apernas Jateng dan DIY, Tries Priyambodo mengatakan, target tersebut mengalami peningkatan dari tahun lalu, di mana Apernas mampu membangun 6 ribu unit rumah. Sementara tahun ini ditargetkan 10 ribu rumah subsidi. “Anggota kami 280 pengembang di wilayah Jateng, sementara di DIY mencapai 68 pengembang,” katanya kemarin.

Setiap pengembang anggota Apernas memiliki kemampuan mengembangkan rumah bervariasi, mulai dari minimal 50 unit rumah sampai 200 unit. Dari target yang dicanangkan, menurutnya, tidak akan mudah terjual karena berbagai kendala. Salah satunya faktor penjualan oleh marketing pengembang itu sendiri.

“Kendalanya lebih ke penjualan, karena belum tersedianya marketing di pengembang, selain itu juga proses kredit yang tidak bisa dipenuhi konsumen, diantaranya administrasi kreditnya,” ujarnya.

Tries menambahkan, dari 6 ribu rumah subsidi yang terbangun tahun lalu, hanya 60 persen rumah yang berhasil terjual dan dengan skema kredit. Sementara 40 persen sisanya diharapkan bisa terjual pada tahun ini. “Persoalannya harga tanah semakin naik, nah ini kami akan mencari solusi agar rumah subsidi ini juga bisa terjual. Apalagi banyak perusahaan pembiayaan yang overload,” tuturnya.

Agar sisa unit tahun lalu bisa terjual, dirinya berencana akan menjalin kerja sama dengan Polri dan Korpri untuk menyediakan rumah bagi tiap-tiap anggota. “Kami mengemban misi merealisasikan impian presiden mewujudkan satu juta unit rumah,” tambahnya. (den/zal)