Siswa SMPN 9 Yogyakarta Berlatih Ilmu Mitigasi Bencana

129

RADARSEMARANG.ID, YOGYAKARTA – Beragam bencana alam melanda berbagai wilayah di Tanah Air selama rentang tahun 2018. Wilayah Yogyakarta sendiri menyimpan potensi bencana itu, mulai dari bencana tsunami di sepanjang Laut Jawa bagian selatan, gempa bumi di wilayah Bantul, kekeringan tahunan di Gunungkidul, hingga ancaman erupsi Gunung Merapi yang sudah menunjukkan level waspada sejak akhir tahun kemarin.

Memberi respons preventif, Tim Disaster Emergency Response (DER) Aksi Cepat Tanggap Daerah Istimewa Yogyakarta (ACT DIY) mengadakan pelatihan mitigasi bencana yang bertajuk “Humanity Day” bersama siswa-siswi SMPN 9 Yogyakarta. Pelatihan fokus pada tiga tema yakni bencana gempa bumi, angin puting beliung, serta simulasi memadamkan kebakaran.  

“Ada sekitar 120 siswa yang ikut pelatihan mitigasi bencana dari Tim DER ACT DIY. Harapannya dapat menjadi bekal dan pengetahuan para siswa akan potensi bencana, terutama di Yogyakarta. Serta mereka tahu cara-cara penanggulangannya, minimal tahu cara evakuasi diri ketika terjadi bencana,” ujar Asfant selaku Komandan DER ACT DIY.

Tak hanya mendapat materi dan tips penanggulangan bencana, para siswa SMPN 9 Yogyakarta juga diberikan simulasi pemadaman api dengan menggunakan media drum api dan tabung gas. Para instruktur mengimbau para siswa untuk tidak panik ketika terjadi kebakaran atau kebocoran tabung gas.

“Tabung gas yang bocor dan terbakar dapat ditangani dengan mudah tanpa khawatir akan meledak. Kebakaran dalam skala kecil dapat dipadamkan dengan menggunakan kain basah atau Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara aman,” papar Dani salah satu instruktur dalam memperagakan simulasi pemadaman api.

Nantinya, sosialisasi dan mitigasi bencana melalui Program Humanity Day akan terus dilakukan, terutama di sekolah-sekolah mulai dari SD, SMP maupun SMA. Serta tidak menutup kemungkinan diadakan acara serupa untuk tingkat perguruan tinggi maupun korporasi apabila ada panggilan untuk mengedukasi. (act/ap)