JNE Sesuaikan Tarif Pengiriman

146

RADARSEMARANG,ID,SEMARANG – Adanya kenaikan tarif SMU (Surat Muatan Udara) atau biaya kargo udara sekitar 70 persen yang diberlakukan oleh maskapai penerbangan, JNE sebagai perusahaan jasa pengiriman paket, juga melakukan penyesuaian tarif pengiriman atau ongkos kirim.

Hal ini dilakukan JNE agar dapat terus memberikan pelayanan prima ke seluruh pelanggan setia. Presiden Direktur JNE, M. Feriadi menyampaikan, untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan serta melanjutkan berbagai inovasi dan pengembangan JNE di berbagai bidang, maka kebijakan melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket atau ongkos kirim dilakukan.

“Langkah ini harus dilakukan untuk menyesuaikan berbagai biaya operasional yang turut meningkat seiring dengan kenaikan biaya kargo udara yang diberlakukan oleh pihak maskapai penerbangan,” ujar Feriadi.

Pada bulan ini JNE juga melakukan penyesuaian tarif secara bersama- sama dengan lebih dari 200 perusahaan anggota Asperindo di seluruh Indonesia.

Penyesuaian tarif pengiriman JNE berlaku untuk service reguler, OKE dan YES dimulai 15 Januari 2019 pukul 00:01 WIB. Penyesuaian tarif tersebut berlaku untuk pengiriman paket dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) ke seluruh tujuan dalam negeri.

Sementara untuk pengiriman paket dalam kota atau antarkota dalam Jabodetabek tetap berlaku tarif normal. Besaran kenaikan tarif dari Jabodetabek, tergantung pada tujuan pengiriman paket dan jenis layanan yang digunakan dengan kenaikan rata-rata sebesar 20 persen.

Penyesuaian tarif pengiriman akan berdampak luas, sehingga kebijakan tersebut bagi JNE merupakan langkah terakhir yang semaksimal mungkin diupayakan untuk tidak terjadi.

Namun dengan pengembangan dan inovasi JNE di berbagai sektor, seperti jaringan, infrastruktur, strategi distribusi, penurunan tarif pengiriman juga terjadi.

“Dalam menghadapi kondisi yang mengharuskan JNE untuk melakukan penyesuaian tarif, maka juga diiringi dengan upaya menurunkan tarif pengiriman ke beberapa kota tujuan dengan menggunakan segenap kapabilitas yang dimiliki,” ungkap Feriadi.

Besaran penurunan ongkos kirim JNE sebesar rata – rata 17 persen diberlakukan untuk pengiriman dari Jabodetabek ke beberapa tujuan. Antara lain, Tegal, Purwakarta, Cilegon, Cirebon, Semarang, Surabaya. Kemudian, Bandar Lampung, Madiun, Malang, Probolinggo, Jember, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Samarinda, Ujungpandang, Sorong, Palembang, Batam, Mataram, Bontang. Selan itu, Kendari, Ternate, Ambon, Jayapura, Bengkulu, Jambi, Medan, dan Banda Aceh. (gie/lis)