Tekankan Pentingnya Integritas

100

Tren yang semakin liberal serta pilihan masyarakat yang menjadi cair, lanjut Ganjar, menjadi penyebab menurunnya suara PDI Perjuangan pada Pilgub 2018 lalu. Namun, semua itu sudah dilakukan evaluasi dan perbaikan-perbaikan. “Sebagian besar kepala daerah di Jawa Tengah ini berasal dari PDI Perjuangan. Jadi, saya tegaskan bahwa Jateng masih tetap Kandang Banteng,” kata dia.
Disinggung banyaknya kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi—di antaranya merupakan kader PDI Perjuangan—Ganjar mengatakan, selama ini partai tidak kurang memberikan penegasan untuk tidak bermain-main dengan korupsi. Sejak pengkaderan awal, PDI Perjuangan, lanjut Ganjar, selalu menekankan persoalan integritas kepada mereka.

“Kita tidak boleh bosan. Maka, setiap saya melantik kepala daerah di Jateng ini, saya selalu mengingatkan agar nomor satu yang harus ditekankan adalah persoalan integritas. Kedua, pelayanan publik. Kalau dua hal itu dilakukan, maka akan menjadi pondasi dalam membangun sektor lain,” terang mantan anggota DPR RI dua periode ini.

PDI Perjuangan, tegas Ganjar, selalu menekankan pentingnya integritas kepada para kadernya. Spirit gotong royong, plurarisme, Marhaenisme, terus digelorakan kepada para kader. “Namun memang itu saja tidak cukup, semua tergantung pribadi masing-masing. Maka, kami di PDI Perjuangan, kalau ada yang terkena kasus korupsi, kami lepas, tidak kami berikan pendampingan. Itu sebagai sikap partai yang tegas dalam melawan korupsi.” (ida/isk)