Membumikan Pancasila dalam Keseharian

73
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Dr Rukma Setyabudi, MM
Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Dr Rukma Setyabudi, MM

RADARSEMARANG.ID, Perayaan HUT ke-46 PDI Perjuangan yang dilaksanakan di Jakarta begitu megah dan khidmat. Namun, menurut politisi PDI Perjuangan, Dr Rukma Setyabudi MM, yang harus ditangkap adalah ruh atau jiwa yang terkandung dalam perayaan ulang tahun tersebut. Yakni, pentingnya membumikan Pancasila.

ARTINYA, mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Di antaranya, menjaga persatuan dan kesatuan, mengabdi pada rakyat kecil agar meningkat kesejahteraannya. “Utamanya, HUT PDI Perjuangan bukan seremoninya.

Tetapi, ruh atau jiwa yang terkandung di dalamnya. Kita harus menangkap jiwanya. PDI Perjuangan adalah kaum Marhaen, partainya wong cilik. Karena itu, harus bisa mendorong wong cilik untuk mandiri dan memiliki usaha sendiri,” kata Rukma yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Tengah itu.

Apalagi dalam setiap perayaan HUT PDI Perjuangan, selalu dibacakan dedication of life-nya Bung Karno. “Saya adalah manusia biasa. Saya tidak sempurna. Sebagai manusia biasa saja tidak luput dari kekurangan dan kesalahan. Hanya kebahagiaanku ialah dalam mengabdi kepada Tuhan, kepada Tanah Air, kepada bangsa. Itulah dedication of life-ku. Jiwa pengabdian inilah yang menjadi falsafah hidupku, dan menghikmati serta menjadi bekal-hidup dalam seluruh gerak hidupku. Tanpa jiwa pengabdian ini, saya bukan apa-apa. Akan tetapi dengan jiwa pengabdian ini, saya merasakan hidupku bahagia, dan manfaat.”

Bagi Bung Karno, hidup adalah pengabdian. Maka dengan jiwa pengabdian yang tulus kepada masyarakat, semuanya bisa merasakan kebahagiaan dan manfaat. Bung Karno juga menuntun dengan Tri Saksi Bung Karno. Yakni, berdaulat di bidang politik, berdikari dalam ekonomi dan pribadi dalam kebudayaan.

“Maka, sebagai kader partai, harus bisa melaksanakan tugas kewajiban semaksimal mungkin dan sebaik-baiknya,” ucap politisi yang berangkat dari daerah pemilihan VI, Purworejo, Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Wonosobo, itu.

Selain mengimplementasikan ajaran Bung Karno, kader PDI Perjuangan juga memiliki kewajiban dan tanggung jawab mengimplementasikan amanah yang disampaikan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. “Kita di Jateng akan selalu tegak lurus pada perintah beliau.”

Sedangkan kader yang menjadi kepala daerah maupun anggota legislatif, kata Rukma, merupakan sebuah amanah. Kedudukan tersebut bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (ida/isk)