Cari Surat Pengantar RT/RW Cukup Lewat HP Android

Untung Pribadi, Staf Kelurahan Sampangan Ciptakan Aplikasi Surat Pengantar RT/RW Elektronik

64
PRAKTIS: Untung Pribadi saat membuka aplikasi surat pengantar RT/RW elektronik di Kelurahan Sampangan.NUR WAHIDI/RADARSEMARANG.id
PRAKTIS: Untung Pribadi saat membuka aplikasi surat pengantar RT/RW elektronik di Kelurahan Sampangan.NUR WAHIDI/RADARSEMARANG.id

Staf Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Untung Pribadi, berhasil menciptakan aplikasi surat pengantar elektronik (SPE). Aplikasi ini menjadi jembatan antara Ketua RT, RW dan warga dalam mengurus surat pengantar ke kelurahan. Seperti apa?

NUR WAHIDI

RADARSEMARANG.ID, UNTUNG Pribadi kerap mendengar keluhan warga yang kesulitan mengurus surat pengantar ke kelurahan yang dikeluarkan oleh Ketua RT dan RW. Biasanya sang Ketua RT atau RW sulit ditemui karena sibuk bekerja atau sedang bertugas di luar kota. Akibatnya, pengurusan surat-surat ke kelurahan menjadi terhambat. Padahal warga butuh mendesak untuk mengurus surat kelahiran, kematian atau pindah rumah, SKCK, IMB, serta surat domisili bahkan pajak daerah.

Mendengar adanya keluhan warga itu, Kepala Seksi Pemerintah dan Pembangunan Kelurahan Sampangan ini pun memutar otak. Hingga warga Jalan Borobudur Utara VI, Manyaran, Semarang Barat ini berhasil membuat aplikasi surat pengantar RT/RW elektronik. Aplikasi yang bisa diunduh di HP Android ini bisa menjadi jembatan antara Ketua RT, RW dan masyarakat yang mengurus surat pengantar ke kelurahan.

“Dengan HP Android bisa membantu kami dalam mempermudah membuat surat pengantar dari warga ke kelurahan,” kata Untung Pribadi kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Untung mengaku membuat SPE pada awal 2017. Aplikasi itu dilaunching akhir 2017 di kelurahan setempat. Temuan Untung ini pun disampaikan kepada lurah dan Ketua LPMK Sampangan Hadi Santoso. Ternyata keduanya sangat mendukung.

“Karena warga tidak perlu datang ke rumah ketua RT dan RW, cukup mengirimkan surat pengantar elektroniknya lewat website yang sudah disediakan atau aplikasi di Android,” ujarnya.

Untuk dapat mengakses aplikasi ini, warga harus mendaftarkan diri dengan memasukkan nama, RT dan RW, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK). “Dalam aplikasi ini warga bisa menentukan sendiri user name dan password-nya,” katanya.

Setiap mengurus surat pengantar dari RT/RW, warga tinggal mengisi form yang tersedia. Keperluan surat pengantar untuk apa, tujuannya apa, termasuk nomor HP yang bisa dihubungi oleh ketua RT dan RW untuk verifikasi.

Setelah diverifikasi oleh ketua RT dan RW, maka surat tersebut akan muncul di admin kelurahan. “Di kelurahan surat tersebut dipakai sesuai dengan permintaan warga. Misalnya, minta surat kelahiran, maka akan dibikinkan surat kelahiran atau surat lainnya sesuai dengan permintaan warga,” jelasnya.

Saat aplikasi ini diujicoba, mendapat tanggapan positif dari warga. Para Ketua RT dan RW di Sampangan lebih senang menggunakan SPE karena lebih praktis. Warga tak perlu datang ke ketua RT atau RW jika meminta tanda tangan surat pengantar ke kelurahan.

Temuan itu pun disosialisasi warga. Sosialisasi dilakukan oleh Untung, bersama lurah dan LPMK dengan menghadiri setiap pertemuan RT maupun RW. “Kami sosialisasikan di 7 RW dan 57 RT di Sampangan,” ujarnya.