Semarang Jadi Magnet Wisatawan

Pariwisata Semarang Makin Menggeliat

297
Sam Poo Kong. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)
Sam Poo Kong. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

Kesemua didukung dengan letak geografis, keberagaman etnis dan budaya yang berbaur dalam kerukunan, keanekaragaman seni dan budaya tradisional, kuliner, keramahtamahan masyarakat serta suasana kota yang kondusif.

Siap Sambut Wisatawan di Libur Natal dan Tahun Baru

Wisata Waduk Jatibarang. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

Menghadapi natal dan tahun baru, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta seluruh jajarannya di Pemerintah Kota Semarang untuk merapatkan barisan untuk menghadapi high season di penghujung tahun. Dirinya meyakini jika momentum libur Natal dan Tahun Baru dapat dimaksimalkan untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Semarnag. Hal itu diungkapkannya saat memimpin Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Balai Kota Semarang, Rabu (19/12).

Pria yang akrab disapa Hendi tersebut bahkan menargetkan agar Kota Semarang dapat menjadi yang teratas sebagai pilihan masyarakat yang ingin pergi berlibur pada malam pergantian tahun nanti. Keyakinan tersebut diungkapkannya seiring dengan respon positif masyarakat di sosial media terhadap objek wisata “Semarang Bridge Fountain” yang akan resmi diluncurkan pada malam tahun baru 2019.

Pagoda Vihara Buddhagaya Watugong. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)
Pagoda Vihara Buddhagaya Watugong. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

Untuk itu, Wali Kota Semarang yang juga Politisi PDI Perjuangan tersebut meminta adanya peningkatan keamanan, kenyamanan, serta kebersihan dalam menyambut wisatawan yang diprediksi membludak di Kota Semarang. “Yang tak kalah penting cek layanan-layanan smart city kita, jangan sampai down karena banyak yang akses, nanti malah jadi mengecewakan,” ujarnya.

Hendi sendiri menuturkan jika untuk pertama kalinya di tahun 2018, sektor pariwisata menjadi salah satu pendapatan terbesar Kota Semarang ketiga. “Sebelumnya sektor pariwisata tak banyak berkontribusi terhadap pendapatan Kota Semarang, baru pada tahun ini sektor pariwisata mampu mendominasi. Maka ini adalah trend yang baik, dan harus kita dorong terus,” tegasnya.

Prosesi Dugderan Sambut Ramadan. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

Hendi pun meminta kepada seluruh ASN di Pemerintah Kota Semarang untuk lebih serius menginisiasi project-project inovasi yang dapat meningkatkan daya tarik Kota Semarang. “Jangan berhenti cukup di sini saja, misalnya kalau di Sungai Thames ada London Eye, kita juga harus bisa bangun yang seperti itu untuk melengkapi Semarang Bridge Fountain yang sudah kita bangun,” ujarnya.

“Atau misalnya kalau orang ke Dubai dan China karena ingin melihat pertunjukan hologramnya, ya kita juga harus buat yang seperti itu di Semarang,” imbuhnya.

Semarang Night Carnival. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)
Semarang Night Carnival. (HUMAS PEMKOT SEMARANG)

Selain itu, dalam rapat tersebut Hendi juga meminta agar adanya peningkatan daya tarik dari agenda-agenda wisata tahunan di Kota Semarang. “Kalau mungkin di Semarang Night Carnival tahun ini kita panggil Royal De Luxe dari Prancis untuk mempertunjukkan boneka-boneka raksasanya di jalanan Kota Semarang,” pinta wali kota. “Saya rasa ide-ide besar seperti ini harus terus kita munculkan, dan saya memberi keleluasaan ruang berkreasi kepada panjenengan sekalian di OPD masing-masing,” tandasnya.