200 Personel PDKB Disiagakan

Pulihkan Jaringan Listrik yang Terputus

108
SINERGI- Manager UP3 Semarang Donny Ardiansyah tenggah memaparkan kondisi kelistrikan di area Semarang-Kendal, di Hotel Patra Jasa Semarang dalam rangka sinergi membangun negeri. (Tya/Radarsemarang.id)

RADARSEMARANG.ID,SEMARANG – Musim hujan membuat tim Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) UP3 diterjunkan untuk mengatasi pemadaman listrik akibat cuaca ekstrem. Penerjunan ini karena beberapa terakhir ini akibat cuaca hujan, angin kencang dan petir membuat sebagian besar kota Semarang mengalami pemadaman listrik.

“Padamnya listrik ini dikarena ada beberapa jaringan yang putus, akibat tersambar petir dan tertimpa pohon. Tim PDKB hingga kini masih berupaya melakukan perbaikan guna meminimalisasi terjadinya pemadaman,” jelas Manager Area PLN Semarang Donny Ardiansyah, di sela-sela acara “Sinergi Membangun Negeri” dengan para stakeholder di Hotel Patra Jasa Semarang, Rabu (5/12/2018) kemarin.

Menyinggung soal kerugian yang dialami PLN akibat banyak jaringan yang terputus disebabkan hujan deras dan angin kencang, belum dapat dihitung. Sampai saat ini tim PDKB masih fokus untuk melakukan perbaikan jaringan karena masih ada sebagaian saluran listrik yang menuju rumah penduduk padam.

PLN dalam mengatasi masalah jaringan putus, juga dibantu oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat yang dengan cepat membantu menyingkirkan pohon-pohon yang tumbang menimpa jaringan listrik. Menghadapi cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini tim PDKB terus disiagakan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki pohon agar tidak terlalu dekat dengan jaringan listrik. Minimal jarak pohon 3 meter dari jaringan listrik. Bila masyarakat ingin menebang pohon sebaiknya menghubungi PLN, karena PLN yang akan melakukan penebangan. Ini penting agar pohon tidak menimpa jaringan listrik,” tambah Dony.

Sementara itu lanjut Donny beban puncak kini sudah mulai bergeser ke siang hari , dan ini menunjukan produktivitas kerja pada siang hari mulai meningkat. Pada siang hari beban puncak di Kota Semarang kini mencapai 602 mega watt (MW) sedangkan malam hari sudah berkurang menjadi 571 MW sedangkan kapasitas trafo mencapai 1.207 MW. (tya/lis)