IFC Tampilkan 16 Desainer Fashion Indonesia di Atas Kapal Pesiar Paris

62

JawaPos.com – Karya para desainer Indonesia makin dilirik panggung mode dunia. Kali ini, para desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber (IFC) akan menggelar ajang fashion show skala internasional ‘La Mode Sur La Seine a Paris’ di kota Paris, Perancis pada 1 Desember 2018.

Sejalan dengan target Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat fashion dunia, IFC akan hadir dengan memperlihatkan keragaman dan kekuatan etnik lokal di tingkat global.

“Kita kan sebenernya punya event besar di Indonesia tapi masih susah narik orang luar ke Indonesia, maka kita jemput bola ke Paris biar Indonesia dilihat,” kata Ali Charisma, National Chairman Indonesia Fashion Chamber, ketika ditemui di konferensi pers ‘La Mode’ Sur La Seine a Paris, di Kementerian Perindustrian, Rabu (21/11).

indonesian fashion chamber, ifc, fashion indonesia, mode indonesia, tren mode,
Koleksi busana para desainer IFC. (Inri Sembiring/JawaPos.com)

Ali Charisma juga berharap dengan mempromosikan potensi fashion Indonesia dapat meyakinkan buyer mancanegara untuk datang dan melihat karya desainer lain di Indonesia. Sehihgga akan membuka peluang kerjasama.

Fashion show ‘La Mode’ Sur La Seine à Paris akan menampilkan karya 16 desainer Indonesia yang meliputi kategori busana konvensional hingga modest wear. Antara lain koleksi dari Lisa Fitria, Deden Siswanto, Lenny Agustin, Safie, Ali Charisma, Shanty Couture, IDENTIX by Irma Susanti, Lia Mustafa, Lia Soraya, Rosie Rahmadi, #Markamarie, Istituto Di Moda Burgo Indonesia, ZELMIRA by SMK NU Banat, dan Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Pariwisata Aceh menampilkan koleksi REBORN29 by Sukriyah Rusdy.

Nantinya busana yang ditampilkan akan kental dengan kekhasan Indonesia seperti batik, tenun, motif alam. Dengan karakter maisng-masing desainer busana akan dikemas dalam warna alam dan terang.

“Yang berbeda disini kita menunjukkan budaya Indonesia, merasakan kalau pakaian Indonesia beda dengan negara-negara lain, cara penyajian, musiknya, semoga buyer juga melihat secara emosinya bahwa mereka yang memiliki butik tertarik dengan pakaian Indonesia itu beda dan unik,” ujar Ali Charisma.

Seluruh koleksi busana akan diperagakan oleh model internasional di atas kapal pesiar yang menyusuri Sungai Seine berkeliling Kota Paris dengan dihadiri sekitar 400 undangan yang terdiri dari buyer dan media internasional. Proses acara berlangsung mulai dari Menara Eiffel dan mengelilingi sejumlah tempat ikonik di kota Paris.

Untuk membuka peluang kerjasama bisnis antara desainer dan buyer maupun media internasional, digelar pula sesi fashion showcase, business meeting, dan media gathering. Dalam rangkaian kegiatan ini, rombongan desainer Indonesia akan melakukan kunjungan ke pabrik lace yang ternama di Paris, ‘Cite de la Dentelle et de la Mode’.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia turut berpartisipasi dalam perhelatan ini dengan meluncurkan International Muslim Fashion Festival, yaitu pameran fashion muslim yang akan dilaksanakan tahun 2019 mendatang dengan menghadirkan buyer dan desainer dari berbagai negara, khususnya anggota Organisasi Konferensi Islam (OKI). Acara ini sebagai perwujudan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia tahun 2020.

Pada acara ‘La Mode Sur La Seine a Paris’ akan hadir buyer dari berbagai negara Italia, Australia, Jerman, Taiwan, Korea, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Spanyol, Inggris dan Rusia yang merupakan pasar potensi fashion muslim.

“Target yang ingin kami capai dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah meningkatkan nilai ekspor produk fashion khususnya fashion muslim di pasar Eropa dan negara-negara OKI,” lanjutnya.

Ajang bergengsi ini ditargetkan sebagai ajang tahunan untuk mempromosikan karya desainer Indonesia yang telah siap memasuki pasar global, termasuk menggaungkan potensi industri fashion Indonesia ke tingkat dunia. Serta perhelatan ini diharapkan dapat merangkul seluruh pihak, mulai dari Pemerintah hingga Stakeholder terkait untuk bersinergi dalam memberikan perhatian serta dukungan terhadap pengembangan sektor industri fashion tanah air.

Silakan beri komentar.