Terinspirasi Penggemar, ‘Satria Dewa: Gatot Kaca’ Siap Tampil Kekinian

61

JawaPos.com – Setelah sukses dengan film ‘Nada Untuk Asa’ pada 2015, sutradara Charles Gozali kembali menuangkan idenya dengan mengangkat legenda pahlawan lokal, Gatot Kaca. Bersama rekan-rekan dari Magma Entertainment dan bekerjasama dengan Satria Dewa Studios, film Gatot Kaca memberikan tantangan bagi dirinya sendiri untuk menggarap layar lebar bergenre aksi-fantasi.

Menurut eksekutif produser ‘Gatot Kaca’, Rene Ishak, flm ini terinspirasi dari para penggemar superhero lokal di Indonesia. Ditambah, perkembangan industri perfilman Indonesia menyambut baik diangkatnya superhero lokal ke layar lebar, sebut saja Wiro Sableng yang sukses beberapa waktu lalu.

“Inspirasi kita dapatkan dari fans di Indonesia, sudah lama mereka inginkan superhero yang sesuai kebudayaan Indonesia tapi dengan yang anak muda suka sekarang. Akhirnya kita memilih menciptakan Satria Dewa Universe. Untuk seri pertamanya, Satria Dewa: Gatot Kaca,” tutur Rene Ishak di lokasi syuting di Kota Tua, Jakarta Barat (18/11).

Garis besar film Gatot Kaca tentu akan menonjolkan kekuatan supernya sesuai slogan ‘Otot Kawat Tulang Besi’ dengan latar belakang budaya Indonesia yang dibuat kekinian. Namun, konflik cerita belum bisa disebutkan mengingat naskah yang masih terus dikembangkan. Nantinya, sosok Gatot Kaca juga akan disesuaikan dengan abad 21 agar bisa diterima oleh generasi millenials dan generasi Z,

“Tantangan kami gini, semua orang tau Gatot Kaca, tapi kalau ada Gatot Kaca muncul di era ini gimana bentuknya, tiap orang kan punya imaji beda-beda. Gimana caranya supaya saat dia muncul gambaran kita bisa diterima, karena film ini ditujukan untuk generasi z dan millenial,” ungkap Linda Gozali, eksekutif Produser dari Magma Entertainment di lokasi yang sama.

Sementara itu, untuk pemain film Gatot Kaca juga masih dirahasiakan. Saat ini, mereka masih berfokus untuk teaser trailer yang akan dirilis pada 16 Januari 2019, berbarengan dengan bocoran pemain dan detail film lainnya.

“Pemeran masih kita godok, jadi yang kita bikin sekarang untuk teaser dulu. Dimana kalau film-film kebanyakan mereka bikin teaser setelah film jadi. Nah, kita bikin ini khusus untuk teaser dulu, lengkapnya nanti di jumpa pers tanggal 16,” timpal Mochtar Sarman, perwakilan dari Satria Dewa Studios.

Tampilan film Gatot Kaca yang dikemas modern nantinya melibatkan Chris Lee dan Imagia Studios untuk efek CGI (Computer Graphic Image). Sementara teknis gambar dibantu oleh Hani Pradigya yang belum lama ini masuk nominasi FFI sebagai pengarah sinematografi terbaik. Untuk skenario cerita, Bagus Bramanti dan Asaf Antariksa. Rencananya, film ‘Satria Dewa: Gatot Kaca’ akan mulai syuting pada awal 2019 dan akan tampil di layar lebar pada 2020.

Sementara itu, pengambilan gambar teaser trailer yang berlokasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Pusat itu menampilkan aktor cilik berbakat M. Adhiyat yang terlibat dalam adegan aksi berbahaya. Meski demikian, Adhiyat mengaku senang dan antusias.

“Tadi lagi adegan aku lagi nyeberang pengin ke ibu, pas nyebrang ada mobil,” tutur bocah berusia 7 tahun usai adegan.

Adhiyat mengaku tidak takut saat adegan beebahaya tersebut meski ini kali pertamanya terlibat di film action. “Iya baru pertama (film action), take adegan yang pertama takut, yang seterusnya sudah nggak,” lanjutnya.

Meski masih kecil, bukan berarti Adhiyat tidak mengenal sosok pahlawan super itu. Justru ia mengenal Gatot Kaca lewat aplikasi game. Bahkan, Adhiyat berandai-andai jika memiliki kekuatan Gatot Kaca, dia ingin terbang sekejap ke Tiongkok.

Silakan beri komentar.