Surganya Pemburu Spot Instagenic

492
INSTAGENIC: Ada beberapa spot yang layak untuk berfoto seperti patung gajah, lorong cinta, tembok dengan relief berupa pemandangan tebing. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)
INSTAGENIC: Ada beberapa spot yang layak untuk berfoto seperti patung gajah, lorong cinta, tembok dengan relief berupa pemandangan tebing. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)

KEBERADAAN Media sosial telah membuat tren zaman beralih. Berkat adanya media yang dapat menyebarkan konten berupa visual-audio tersebut, destinasi wisata digital, yakni objek wisata yang kekinian/instagramable makin tumbuh dan menjamur di berbagai wilayah. Tak terkecuali di sekitar Semarang.

Satu lagi lokasi wisata yang muncul adalah Watu Gajah Park yang berada di Dusun Watugajah, Desa Ngobo, Wringin Putih, Bergas Kabupaten Semarang. Objek wisata yang baru mengadakan soft opening pada Juni 2018 lalu menawarkan spot berfoto yang beragam, unik dan tentu instagenic.

Ada beberapa spot yang layak untuk dijadikan tempat mengabadikan gambar. Seperti patung gajah, lorong cinta, tembok dengan relief berupa pemandangan tebing dan berbagai macam gambar hewan dan tumbuhan, tangga dengan arsitektur sekitar berupa bebatuan warna-warni dan patung,, taman bunga dan beberapa ayunan bundar yang ada di banyak titik tempat wisata.

TERJANGKAU: Watu Gajah Park disiapkan untuk menjadi tempat wisata yang low cost tetapi tetap menawarkan wahana yang lengkap. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)
TERJANGKAU: Watu Gajah Park disiapkan untuk menjadi tempat wisata yang low cost tetapi tetap menawarkan wahana yang lengkap. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)

Selain itu, lokasinya yang berada di lingkungan pedesaan juga menampakkan pemandangan alam di sekitar yang indah. Sembari menikmati spot-spot foto yang ditawarkan, pengunjung dapat menikmati panorama pohonan dan langit yang membentang.

Sampai saat ini, objek wisata yang masih dalam pembangunan dan pengembangan ini memang hanya menyediakan spot-spot selfie. Kedepan Muhammad Saif Syah salah satu pengelola tempat wisata Watu Gajah Park mengaku akan ada banyak wahana yang dapat dinikmati pengunjung.

“Nantinya,akan disediakan kolam renang, flying fox, sepeda angkasa, arung jeram dan kolam percikan yang ke semuanya juga disediakan untuk anak-anak,” ungkap pria yang juga sebagai Executive Chef ini.

Saif, sapaan akrabnya, menambahkan tempat wisata ini juga disiapkan untuk menjadi tempat wisata yang low cost tetapi tetap menawarkan wahana yang lengkap.“Next time, orang-orang yang dari Semarang, Ungaran, Salatiga bisa singgah ke sini. Di sini akan menawarkan juga bioskop empat dimensi, kafe dan ada jual baju-baju. Jadi semuanya paket lengkap dalam satu wisata. Orang-orang yang datang tidak rugi menempuh jarak yang jauh dan relatif terpencil ini,” tambahnya.

BAKAL SEMAKIN MENARIK: Meski belum benar-benar jadi dan diresmikan, Watu Gajah Parh sudah banyak dikunjungi wisatawan. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)
BAKAL SEMAKIN MENARIK: Meski belum benar-benar jadi dan diresmikan, Watu Gajah Parh sudah banyak dikunjungi wisatawan. (NANDA AZIZ RAHMAWAN/NOVITA SARI/RADARSEMARANG.ID)

Selain wahana yang lengkap Watu Gajah Park yang memiliki luas hingga empat hektare ini juga menawarkan gazebo-gazebo untuk tempat istirahat para pengunjung selepas berkeliling. Meski belum benar-benar dibuka, Watu Gajah Park ini sudah menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah. Selain dari lingkungan sekitar, pengunjung ada yang datang dari Mranggen, Demak hingga Magelang.

Saif menambahkan tempat wisata yang pembangunannya direncanakan rampung pertengahan 2019 ini, mulanya merupakan lahan kosong yang dimiliki pihak pemilik tempat wisata yakni pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang proyek kontraktor. Ia berniat memanfaatkan lahan ini agar lebih berguna. Letaknya yang berada di Dusun Watugajah membuat tempat wisata ini diberi nama sama dengan dusun tersebut.