Bantuan Tak Layak, Dikembalikan Saja

69
PANTAU – Wakil Bupati Batang Suyono saat memantau langsung pemberian bantuan nontunai kepada warga Gringsing, Kamis (15/11/2018). (Lutfi Hanafi/Radarsemarang.id)

RADARSEMARANG.ID,BATANG – Dinas Sosial Kabupaten Batang membagikan bantuan pangan nontunai (BPNT) untuk masyarakat miskin. Wakil Bupati Batang Suyono, saat meninjau pemberian perdana tersebut menyarankan, apabila bantuan tidak layak, dikembalikan saja kepada petugas.

“Kalau menemukan bantuan pangan tidak layak, segera dikembalikan saja. Minta ganti yang layak konsumsi tapi jangan dijual karena bantuan pangan ini untuk dimakan,” kata Suyono saat melaunching BPNT yang berlangsung di Desa Lebo Kecamatan Gringsing, Kamis (15/11/2018).

Bantuan tersebut sebut Suyono, diberikan sebagai upaya pemerintah agar masyarakat tidak hidup susah. Namun juga meminta, apabila ke depan masyarakat secara pribadi sudah mampu dan ekonominya sudah baik, segeralah melaporkan kepada petugas agar bantuan bisa dialihkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi bagi masyarakat yang sudah mampu secara ekonomi diharapkan punya kesadaran untuk bisa mengembalikan dan segara diwisuda. Karena di Batang sudah ada 200 keluarga penerima manfaat yang telah diwisuda atau tidak menerima bantuan lagi,” jelasnya.

Bagi orang yang mampu dikatakan Suyono, jangan sampai merebut atau meminta haknya orang miskin, karena sama saja mendoakan dirinya miskin.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batang Djoko Tetuko menjelaskan total jumlah penerima BPNT sebanyak 59.950. Dari jumlah tersebut terdiri dari program keluarga harapan (PKH) sebanyak 33.230 dan non-PKH 26.730.

Sebelum pencairan BPNT petugas melakukan pemesanan atau DO suplayer distributor dan dilakukan pula pengecekan rekening BPNT sebagai dasar pembelian sembako.

“ATM BPNT berisi uang sebesar Rp 110 ribu untuk membeli beras premium 10 kg dan sisnya membeli telur. Kita sudah siapkan 11 agen BPNT di Kabupaten Batang,” tandasnya. (han/lis)

Silakan beri komentar.