Bupati Mirna Banggakan Kepala Desa Kendal

151
BURSA DESA: Bupati Kendal Mirna Annisa saat membuka Bursa Desa Inovatif di Lapangan Desa Sambongsari, Weleri, Rabu (14/11/2018). (Budi Setiyawan/Radarsemarang.Id)

RADARSEMARANG.ID, KENDAL—Bupati Kendal, Mirna Annisa mengaku bangga dengan para kepala desa di Kendal. Dia mengaku tidak menduga jika Kendal bisa meraih daerah bebas desa tertinggal di 2018 ini.

“Sebagai kepala daerah, kami bangga. Sungguh ini di luar dugaan kami, desa-desa di Kendal yang maju semakin banyak,” kata Mirna, saat membuka Bursa Inovasi Desa Program Inovasi Desa Tingkat Kendal, di Lapangan Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri, Rabu (14/11/2018).

Ia mengajak agar seluruh kepala desa untuk meningkatkan kualitas tingkat kreativitas desa untuk memajukan dan memakmurkan desanya. “Kami yakin tanpa semangat serta kerja keras dari kades, perangkat desa, pendamping desa maupun masyarakatnya, desa maju tidak akan tercapai secepat ini di Kendal,” kata Mirna.

Sementara, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Kepala Dispermasdesdukcapil Jateng, Sudaryanto mengatakan gubernur memberikan apresiasi kepada Kendal. “Gubernur angkat jempol atas prestasi desa-desa di Kendal. Sekarang tinggal pengelolaannya harus tetap konsisten dilakukan dengan profesional dan baik,” katanya.

Menurutnya, inovasi desa harus dipublikasikan atau disebar ke masyarakat luas agar berdampak lebih baik untuk kemajuan desa lain. Sehingga produk-produk inovasi desa bisa dikenal publik untuk dimanfaatkan masyarakat luas dan memberi keuntungan secara ekonomi.

Kepala Bapermas Pemdes Kabupaten Kendal, Subaedi mengungkapkan tahun ini Kendal berhasil meraih bebas desa tertinggal. “Dari target nasional 2020, Tapi Kendal sudah berhasil dua tahun lebih cepat,” akunya.

Sedangkan tujuan Bursa Inovasi Desa yakni meningkatlan kualitas penggunaan dana desa dengan kegiatan yang inovatif, mendorong ekonomi produktif di perdesaan dan membangun kualitas kesejahteraan masyarakat sesuai RPJMD. (bud/lis)