Maksimalkan Potensi Zakat ASN dan BUMD

69
RAKOR : Para peserta dari 154 UPZ mengikuti rapat koordinasi di Baznas Temanggung Kamis (8/11/2018). (Humas Kab Temanggung for Radarsemarang.id)

RADARSEMARANG.ID, TEMANGGUNG – Wakil Bupati Temanggung, R Heri Ibnu Wibowo meminta agar semua aparatur sipil negara (ASN) dan BUMD yang beragama Islam ikhlas hati menyetor zakat minimal 2,5 persen dari total gaji yang diterima. Sehingga jumlah zakat bisa bertambah banyak untuk disalurkan kepada yang berhak di antaranya kaum duafa.

“Potensi zakat ASN dan BUMD agar bisa dimaksimalkan kalau target tahun 2018 Rp 4,5 miliar bisa tercapai, maka 2019 diharapkan bisa mencapai target Rp 5 miliar lebih. Hal ini memerlukan kesadaran semua pihak untuk menyisihkan sebagian rezekinya guna membayar zakat,“ harapnya ketika membuka rapat koordinasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) optimalisasi zakat infak dan sedekah ASN, BUMD Kamis (8/11/2018) di Graha Bhumi Phala Temanggung.

KH Hasyim Afandi (Bupati Temanggung 2008 – 2013) yang menjadi narasumber kegiatan tersebut menekankan agar Baznas memperbanyak sosialisasi ke semua ASN dan BUMD. Dan dalam pentasyarufan harus lebih dominan untuk fakir miskin baik pendidikan bantuan kesehatan maupun bantuan modal usaha serta bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Ketua MUI Kabupaten Temanggung, KH Yakub Mubaroq memberikan penekanan dan motivasi agar para ASN dan BUMD lebih bersemangat dalam menunaikan kewajibannya membayar zakat infak dan sedekah.

Sedang Ketua Baznas Temanggung H. Djundardo mengharapkan semua UPZ bisa lebih optimal dalam pengelolaan zakat infak dan sedekah agar bisa mengambil zakat minimal 2,5 persen dari penghasilan/gaji anggota ASN dan BUMD.

Dana yang terkumpul selanjutnya disalurkan kepada yang berhak melalui 8 program unggulan. Yakni peduli pendidikan, peduli kesehatan, peduli modal duafa. Disamping itu untuk peduli papan, peduli penyandang cacat, peduli konsumtif, peduli bencana, dan peduli kemanusiaan. (*/lis)

Silakan beri komentar.