Warna-Warni Kampung Ragam Warna

76
MANJAKAN MATA: Kampung Ragam Warna merupakan kampung yang memiliki warna beragam dan dapat digunakan sebagai spot wisata yang instagramable.(UMI RAHAYU/NANDA AZIZ RAHMAWAN/RADARSEMARANG.ID)
MANJAKAN MATA: Kampung Ragam Warna merupakan kampung yang memiliki warna beragam dan dapat digunakan sebagai spot wisata yang instagramable.(UMI RAHAYU/NANDA AZIZ RAHMAWAN/RADARSEMARANG.ID)

TEMPAT Wisata anyar di Mranggen, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal menawarkan sensasi wisata yang unik. Tempat tersebut adalah Kampung Ragam Warna yang merupakan wilayah RW 01 Dusun Mranggen. Tempat wisata ini mengkolaborasikan antara spot swafoto warna-warni dan pernak-pernik yang instagramable dengan pameran kesenian dan kebudayaan yang beragam.

Sesuai namanya, Kampung Ragam Warna merupakan kampung yang memiliki warna beragam dan dapat digunakan sebagai spot wisata yang instagramable. Ada beberapa titik yang sering digunakan wisatawan untuk mengabadikan gambar. Seperti taman mini, undak tangga, lukisan mural, dan jalan di perkampungan yang terdapat hiasan pernak-pernik berupa payung hias yang merupakan ciri khas asli Kampung Ragam Warna. Bahkan produk warga lokal tersebut pun sempat dipresentasikan di Rusia dalam ajang festival payung.

KREATIF: Ada beberapa spot menarik di Kampung Ragam Warna seperti taman mini, undak tangga, lukisan mural, dan jalan di perkampungan yang terdapat pernak-pernik menarik. (UMI RAHAYU/NANDA AZIZ RAHMAWAN/RADARSEMARANG.ID)
KREATIF: Ada beberapa spot menarik di Kampung Ragam Warna seperti taman mini, undak tangga, lukisan mural, dan jalan di perkampungan yang terdapat pernak-pernik menarik. (UMI RAHAYU/NANDA AZIZ RAHMAWAN/RADARSEMARANG.ID)

Selain itu, kampung ini memiliki panggung artistik yang biasa digunakan untuk acara-acara besar, seperti festival dan perlombaan. Panggung dengan dekorasi berupa Garuda besar yang terbuat dari bambu dan jerami tersebut menjadi salah satu rekomendasi bagi wisatawan untuk mengabadikan gambar.

Suseno, pengelola tempat wisata yang baru diresmikan pada 9 Mei 2018 ini mengungkapkan, Kampung Ragam Warna memang dikonsep bukan hanya dari segi tampilan yang memiliki variasi warna beragam, tetapi juga dari kontennya. Konten yang ia maksud adalah aspek kebudayaan dan kesenian lokal yang ditawarkan dalam berbagai bentuk, seperti festival, perlombaan, workshop, dan galeri karya warga lokal.

Untuk konten, Seno, sapaan akrabnya, menuturkan biasanya menampilkan tradisi lokal dan kesenian yang dibingkai dengan festival, perlombaan dan workshop. Terhitung dalam tenggat waktu antara Mei hingga Oktober telah dihelat lima macam acara untuk memeriahkan Kampung Ragam Warna ini.

“Macam-macam acaranya. Ada perform festival, festival payung, festival drumblek, festival 5 gunung, festival Moskow. Kami juga mengadakan diskusi dan workshop. Ada workshop lukis, fotografi , MC, ya sedikit-sedikit kami belajar tentang itu,” ungkap Seno.
Tidak hanya objek warna-warni, pengunjung juga dapat menikmati jajanan dan membawa pulang oleh-oleh khas Kampung Ragam Warna, karena kampung tersebut pun menyediakan oleh-oleh seperti jajanan kacang goreng khas Mranggen, Keranjang, dan Payung Hias produk warga lokal.

Seno menambahkan konsep Kampung Ragam Warna sebenarnya diprakarsai oleh Wiwik Wijaya, seorang warga dari Kampung Sabrang Lor Kaliwungu yang telah sukses bekerja di bidang marketing di salah satu perusahaan di Jakarta.

Wiwik, membangun Kampung Ragam Warna ini bersama suaminya. Mulanya ia khawatir dengan berdirinya pabrik-pabrik di Kaliwungu dapat menggilas pekerjaan dan eksistensi warga lokal apabila tidak menyiapkan dengan baik tantangan industrialisme tersebut.