Belajar Pelayanan Administrasi Warga ke Kabupaten Banyuasin

36
KUNKER - Komisi A DPRD Kabupaten Batang menyerahkan kenang-kenangan pada Asisten 3 dan Kepala Disdukcapil Pemkab Banyuasin Rabu (10/10/2018). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID,BANYUASIN – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang belajar pelayanan administrasi warga ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel). Karena di daerah ini, hampir 99,9 persen warganya sudah memiliki kartu tanda penduduk (KTP) elektronik.

Kedatangan rombongan Komisi A yang dipimpin H Untung Nur Slamet serta Ketua Komisi A, H Purwanto, diterima Asisten 3 Dr Drs H Ali Sadikin MSi dan Kepala Disdukcapil Pemkab Banyuasin, Saukani Rabu (10/10/2018).
Dijelaskan Ali Sadikin, seperti daerah lain, di Banyuasin juga ada pengurangan dana APBD, karena digunakan untuk pilkada saat ini. Namun pelayanan kepada warganya tetap maksimal.”Di sini sudah tidak ada lagi suket (surat keterangan pengganti KTP), semua warga hampir 99,9 persen sudah memegang e-KTP,” ucapnya.

Bahkan sejak adanya pilkada kemarin dan saat ini pilpres dan pileg, mencetak 3 kali lipat dari jumlah pelayanan normal. Ditambahkan Kepala Disdukcapil Saukani, karena sudah 16 tahun bekerja di Disdukcapil jadi paham mana kelemahan yang harus dibenahi. “Intinya jika ada niat, apapun pasti bisa dilakukan,” jelasnya lagi.

Ditegaskan, hampir semua warga di daerahnya memiliki kartu identitas. Jika masih anak-anak ada kartu identitas anak. Setelah berumur 17 tahun baru dapat KTP. Saat ini dari 850 ribu warganya, hanya tersisa 1.579 orang saja, bahkan sebagian sudah terekam KTP el. “Kami bersyukur kesadaran warga kami cukup tinggi, selain itu kami sering melakukan perekaman di daerah pelosok secara rutin,” lanjutnya.

Namun diakui, saat ini masih ada kelemahan pelayanan, yaitu belum bisa mencetak di daerah masing-masing. Namun tahun 2019, sistem di pemerintahnya sudah bisa melayani cetak kartu identitas KTP maupun kartu keluarga di setiap kecamatan.

Perwakilan Komisi A DPRD Kabupaten Batang, H Purwanto sangat mengapresiasi kinerja tersebut. Anggota senior dari Fraksi PDIP ini mengakui di Batang masih banyak permasalahan dalam layanan administrasi warganya. Namun bukan semata kesalahan dari pemerintahannya, seperti kesadaran masyarakatnya untuk bikin KTP masih kurang, bahkan masih banyak yang menggunakan suket.

“Saya juga salut di Banyuasin bisa 99,9 persen warganya ber e-KTP. Di Batang sendiri masih di bawah 95 persen, semoga ke depan pemerintah kami bisa meniru langkah dari sini, dalam pelayanan administrasi warganya,” tandasnya. (han/adv/lis)

Silakan beri komentar.