Bangunan Bertingkat Harus Miliki SLF

57
SERAHKAN SLF: Kepala DPUPR Kabupaten Wonosobo Widi Purwanto menyerahkan sertifikat laik fungsi kepada masyarakat yang mengajukan permohonan. (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID,WONOSOBO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo menyerahkan sertifikat laik fungsi (SLF) kepada dua orang pemohon pertama. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mengatur lebih detail soal pendirian bangunan bertingkat atau bangunan tidak sederhana.

Menurut Kepala DPUPR, Widi Purwanto selama ini, soal pendirian bangunan yang bersifat umum maupun pribadi masih diatur dalam izin mendirikan bangunan (IMB). Setelah adanya perpres tersebut, diharapkan setiap warga bisa mengikuti regulasi yang ada.

“Kita mencoba menerapkan amanat Perpres No. 91 Tahun 2017 tentang perizinan secara elektronik atau OSS. Salah satunya sertifikat layak fungsi, yang merujuk tentang hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan,” ungkapnya saat memberikan sosialisasi SLF kepada para kontraktor di Resto Ongklok, Sabtu (13/10/2018).

Sertifikat laik fungsi merupakan sertifikat yang diberikan pemerintah daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun. Dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan kelaikan fungsi bangunan gedung sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan.

Jenis bangunan yang didorong untuk memiliki SLF meliputi bangunan berkaitan dengan kontruksi tertentu. Seperti bangunan bertingkat, keamanan dari kebakaran dan gempa. Semuanya berorientasi untuk keselamatan. Wonosobo menjadi kabupaten ke -5 di Jateng yang sudah menerbitkan SLF untuk bangunan tidak sederhana. (cr1/lis)

Silakan beri komentar.