Duduk Santai di Rel, Tewas Dihantam Kereta

62
EVAKUASI - Anggota polisi dibantu petugas KAI dan masyarakat saat evakuasi mayat Nur Rohkim. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID,BATANG – Sedang asyik duduk santai di jalur rel kereta api double track dekat rumahnya, Desa Kuripan Kecamatan Subah Kabupaten Batang Jawa Tengah, Nur Rohkim, 37, warga RT 02 RW 02, kehilangan nyawa. Ttubuhnya hancur setelah tersambar kereta api Argo Maria jurusan Jakarta Semarang, Senin (08/10/2018) sekira pukul 12.15 WIB.

Dari informasi yang dikumpulkan, Nur Rokhim duda tanpa anak ini tinggal serumah dengan orang tuanya sehari -hari bekerja sebagai petani. Tetangga korban, Riswanto yang juga perangkat desa Kuripan mengungkapkan, sebelum kejadian Nur Rokhim seusai makan siang keluar rumah dan duduk-duduk santai di rel tidak jauh dari rumahnya.

“Ini kebiasaan yang tidak lazim karena sebelumnya korban tidak pernah melakukan itu,” ungkapnya. Saat ada kereta Argo Muria lewat dari arah barat ada beberapa orang yang melihat dan berteriak memperingatkan tetapi Nur Rokhim tidak mendengar dan tidak menyadari padahal masinis sudah membunyikan klakson. Tak ayal tubuh Nur Rokhim ditabrak kereta api.

“Seandainya dia bukan orang sini sulit untuk mengenali karena kondisinya yang remuk dan tercerai-berai” kata Riswanti sambil bergidik. Riswanto yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi Polsek Subah yang segera datang membawa kantong mayat dan mengevakuasi korban ke Puskesmas Subah memakai mobil patroli.

Kapolres Batang AKBP Edy Suranta Sinulingga melalui Kapolsek Subah menjelaskan bahwa dari keterangan keluarga, tetangga dan teman, korban tidak sedang memiliki masalah apapun. “Kejadian itu murni kecelakaan karena korban teledor duduk di rel kereta yang seharusnya tidak dipakai untuk nongkrong mengingat lintasan kereta api tergolong padat,” tegasnya. (han/lis)

Silakan beri komentar.