Delapan Desa Rawan Politik Uang

32
RAKOR : Anggota Panwascam Wonosobo memberi pengarahan terkait pengawasan dalam rakor pemilu partisipatif Kecamatan Wonosobo Sabtu (6/10/2018). (Sigit Rahmanto/Jawa Pos Radar Kedu)

RADARSEMARANG.ID,WONOSOBO – Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wonosobo mengindikasi 8 desa dari 20 desa yang berada di Kecamatan Kota Wonosobo, berpotensi rawan politik uang pada Pemilu 2019.

Hal ini disampaikan oleh anggota Panwascam Wonosobo, M Yusuf Al Karim saat rapat koordinasi (rakor) pemilu partisipatif akhir pekan lalu (6/10/2018). Menurut Yusuf, 8 desa itu adalah Desa Tlogojati, Sariyoso, Pancurwening, Jogoyitnan, Wonolelo, Wonosari dan Jaraksari. Untuk Desa Jaraksari yang masih di sekitaran kota ini lingkupnya juga tidak menyeluruh.

“Jadi untuk sampai masuk pada indikasi kerawanan itu ada indikasi awal yang mengarah ke sana (politik uang). Salah satunya adalah soal sebagian besar masyarakat yang acuh terhadap proses pemilu. Ini bisa dilihat dari anggapan masyarakat bahwa adanya seorang pemimpin ataupun tidak, toh desanya masih akan tetap sama,” jelas Yusuf saat menjadi narasumber di acara rakor pemilu partisipatif pada Sabtu (6/10/2018).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Wonosobo, Sumali Ibnu Chamid menyampaikan untuk kerawanan politik uang di Wonosobo masih dalam kategori sedang. “Itu perhitungan data menurut Bawaslu RI, dan kita mengupayakan untuk terus menekannya hingga potensi kerawanan itu bisa pada tingkat zero,” tandasnya. (cr1/lis)

Silakan beri komentar.