Selewengkan Dana Desa, Kades Sumurbanger Ditahan

136

DIDUGA KORUPSI : Kades Sumurbanger Kecamatan Tersono, Batang ditahan Kejari Batang Senin (17/9/2018)

Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang

BATANG – Diduga kuat melakukan menyelewengan dana desa (DD) tahun 2015 hingga 2017, Kepala Desa (Kades) Sumurbanger Kecamatan Tersono, Minal Khosirin, 49, disel oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang, pada Senin (17/9/2018).
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batang, Arfan Halim menjelaskan, penyelewengan DD yang dilakukan Kades Sumur Banger tersebut, dilakukan dalam beberapa kegiatan pembangunan fisik. “Dugaan penyelewengan dana dilakukan beberapa kegiatan pembangunan fisik dari tahun 2015 hingga 2017,” jelasnya.
Di antaranya pembangunan drainase di empat lokasi pada desa setempat, kemudian indikasi penyimpangan lainnya yaitu pavingisasi, pembangunan Paud dan pembangunan gedung PKD. “Sementara dugaan penyelewengan dana dengan potensi merugikan negara berjumlah Rp 428.989.119,” jelasnya.
Dari hasil penyidikan ini dari tim penyidik sementara menyangkakan kepada tersangka di pasal 2, pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 dan UUD No 20 Thn 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal seumur hidup dan denda Rp 1 miliar.
Untuk memperkuat dugaan, penyidik saat ini juga sudah mengantongi beberapa alat bukti pendukung berupa laporan APBDES dan rincian anggaran kegiatan.
“Jika pada persidangan nanti terbukti, terdakwa harus mengembalikan kerugian negara sejumlah yang sama, untuk saat ini tersangka sudah ditahan. Sementara tim penyidik sedang menyiapka berkas untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang,” pungkasnya.
Terduga sendiri, langsung dijebloskan ke sel di Rutan Rowobelang setelah dilakukan pemeriksaan intensif. Selama proses pemindahan ke rutan, terduga korupsi tidak bersedia berikan keterangan kepada awak media. (han/lis)