Trailer Muat Backhoe Seruduk Truk Rosok

Penumpang Terjepit di Kabin 3 Jam

402

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kecelakaan lalulintas melibatkan dua truk terjadi di Jalur Pantura  Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Utara. Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Seorang korban tergencet bodi kendaraan dan membutuhkan waktu tiga jam untuk proses evakuasi.

Tiga korban luka tersebut diketahui bernama Abdul Somad, 58, dan Rahman, 27, keduanya warga Kedung Plumpang, Mojoagung, Jombang, dan satunya Teguh Wijaya, 42, warga Desa Gondang Legi, Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.

Abdul Somad dan Rahman mengalami luka pada bagian kaki robek, dan Teguh Wijaya mengalami kaki patah dan robek, lantaran terjepit bodi kendaraan. Ketiganya dilarikan ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan.

Kecelakaan itu terjadi Senin (13/8) dini hari. Bermula saat truk trailer Towing bernopol B 9755 TYU bermuatan backhoe kecil yang dikemudikan Abdul Somad bersama dua penumpang, Rahman dan Teguh Wijaya, melaju dari arah Kaligawe menuju Kalibanteng atau timur ke barat melintasi Jalan Arteri Yos Sudarso, Semarang Utara.

Sesampai di sebelah barat SPBU Tikungbaru, Semarang Utara, tiba-tiba truk trailer menabrak truk pengangkut rosok plastik bernopol BB 8090 EB dari belakang yang terparkir di bahu jalan sebelah kiri. Truk rosok itu dikemudikan Ngatino, 53, warga Desa Bangsri, Kabupaten Jepara.

“Awalnya saya sudah berhenti, mau ganti ban karena kempes. Pada saat membuka pintu mobil mau turun ganti ban sebelah kiri, tiba-tiba ditabrak truk dari belakang,” ungkap pengemudi truk rosok, Ngatino di lokasi kejadian, kemarin.

Truk trailer yang menabrak truk rosok tersebut dalam perjalanan dari Jawa Timur hendak menuju Cirebon. Sedangkan truk yang dikemudikan Ngatino, dari daerah Mberok Semarang Utara sesuai rencana hendak perjalanan menuju ke Solo.

Ngatino mengakui, truk yang disopiri tersebut ditabrak dari belakang dengan keras. Ia sempat terkejut dan turun dari kendaraannya untuk menyelamatkan diri. Diduga pengemudi truk trailer tersebut dalam kondisi mengantuk saat mengemudi.

“Ditabrak kenceng banget, saya turun langsung lari, kemudian nyari bantuan. Padahal lampu kota (mobil) masih hidup,” kata Ngatino.

Saking kerasnya hantaman, truk trailer tersebut mengalami ringsek pada bagian depan. Sopir dan dua penumpang di dalamnya juga tidak sempat bereaksi menyelamatkan diri. Dua orang bisa langsung ditolong untuk keluar dari truk, sementara satu orang terjepit.

Pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian ini langsung menuju lokasi kejadian. Dibantu tim penyelamat, Basarnas, dan warga sekitar, akhirnya korban terjepit berhasil dievakuasi dengan memakan waktu kurang lebih tiga jam.

Iya, ada satu orang penumpang truk yang terjepit, sudah berhasil dievakuasi, mengalami luka pada kaki (kiri) patah, dibawa ke RS Kariadi. Korban jiwa nihil,” kata Kanit Lakalantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi, menjelaskan, masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Pihaknya juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan kedua sopir truk yang terlibat kecelakaan. “Dugaan sementara, diduga sopir trailer kurang waspada pandangan depan, sehingga menabrak truk yang berhenti di bahu jalan menghadap ke barat,” ujarnya. (mha/aro)