Investor Saham Terus Bertambah

758
Ilustrasi: JawaPos.com
Ilustrasi: JawaPos.com

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Jumlah investor pasar modal di Jawa Tengah wilayah Semarang, Tegal, Pati, Pekalongan, Kudus, Salatiga dan Jepara hingga akhir Mei lalu mencapai 37.243. Jumlah tersebut bertambah 4.573 dari jumlah total investor tahun lalu.

“Tahun ini kami menargetkan investor bertambah hingga 7.000. Sampai semester satu lalu, realisasi sudah hampir 70 persen,”ujar Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Semarang, Fanny Rifqi El Fuad, Minggu (22/7).

Pertumbuhan tersebut dinilai sebagai salah satu indikasi menggeliatnya industri pasar modal di Jawa Tengah. Terlebih, kini minat anak-anak muda untuk mulai berinvestasi di pasar modal sudah banyak terlihat.

“Komposisi terbanyak masih ada pada usia produktif antara usia 35 hingga 50, kemudian disusul usia belasan dan 20-an,” ujarnya.

Selain itu, perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah juga sudah mulai tertarik untuk go public. Salah satunya grup Dafam yang tahun ini sudah mulai melakukan penawaran saham di pasar modal. “Jadi total sudah ada tujuh emiten dari Jawa Tengah,” ujarnya.

Pertumbuhan tersebut tak lepas dari gencarnya sosialisasi dan edukasi pada masyarakat. Mulai dari pendirian galeri investasi di universitas-universitas, sosialisasi go public ke perusahaan-perusahaan potensial hingga penyelenggaraan sekolah pasar modal bagi umum.

“Upaya-upaya tersebut kami optimalkan. Sehingga berbagai mitos salah terkait pasar modal bisa ditepis dan makin banyak masyarakat yang berminat untuk berinvestasi di pasar modal, pun perusahaan yang go public,” ujarnya. (dna/ton)