Komitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih Korupsi

358
BERSINERGI : Penandatanganan Kerjasama Penanganan Aduan Masyarakat dengan APH dan APIP kabupaten/kota se-Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (19/7). (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
BERSINERGI : Penandatanganan Kerjasama Penanganan Aduan Masyarakat dengan APH dan APIP kabupaten/kota se-Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (19/7). (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Komitmen ini ditunjukkan melalui penandatangan kerjasama penanganan aduan masyarakat oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) kabupaten/kota se-Jateng.

Dijelaskan Plt Inspektur Jenderal Kemendagri Sri Wahyuni, Jawa Tengah merupakan provinsi ke-11 yang menandatangani perjanjian kerjasama ini. Diharapkan, melalui sinergi, tata kelola pemerintahan daerah di seluruh Indonesia dapat menjadi lebih baik serta terbebas dari korupsi.

“Perlu adanya kesamaan persepsi mengenai korupsi antara ke semua pihak, mengingat masing-masing pihak memiliki aturan dan cara dalam menangani pengaduan dari masyarakat,” jelasnya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melalui Sekda Sri Puryono mengatakan, sejauh ini Pemprov Jateng terus membangun integritas. Meski demikian, perlu diakui masih terjadi persoalan korupsi di beberapa daerah di Jawa Tengah .

“Tugas kita terus menjaga integritas sekaligus mengembangkan sistem pencegahan korupsi. Maka fokuskan pemantapan koordinasi antara APIP dan APH seperti ini,” ujarnya dalam acara penandatanganan yang berlangsung di gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis (19/7) kemarin.

Dijelaskan, beberapa persoalan terjadi seringkali disebabkan karena faktor ketidaksengajaan atau ketidakcermatan ASN. Untuk kesalahan seperti ini, diperlukan perbaikan dan tidak perlu harus diproses secara hukum. “Makanya saya menghargai ada kesepakatan terkait batasan hasil pemeriksaan yang berindikasi administrasi dan pidana antara APIP dan APH,” jelasnya. (sga/zal)