Yakin Terpental, Pilih Cabut Berkas

189
KONSULTASI: Orangtua calon peserta didik berkonsultasi dengan pihak SMPN 14 Semarang sebelum melakukan pencabutan berkas pendaftaran. (LAKNA TULAS’UN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KONSULTASI: Orangtua calon peserta didik berkonsultasi dengan pihak SMPN 14 Semarang sebelum melakukan pencabutan berkas pendaftaran. (LAKNA TULAS’UN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Hari terakhir verifikasi penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMP negeri di Kota Semarang, banyak pendaftar yang melakukan cabut berkas. Ini seperti yang terjadi di SMPN 14 Semarang. Semula terdapat 920 pendaftar. Dari jumlah itu, 365 pendaftar melakukan verifikasi, dan 40 pendaftar melakukan cabut berkas.  “SMPN 14 menyediakan kuota sebanyak 287 siswa,”kata Ketua PPDB SMPN 14 Semarang, Yuni Sriwahyuni, Selasa (10/7).

Dikatakan, pencabutan berkas dilakukan karena orangtua calon peserta didik mengaku bingung dengan sistem PPDB online. Selain itu, sebagian yang lain mencabut berkas lantaran tidak masuk dalam perankingan siswa baru yang diterima.

Salah satu orangtua siswa, Suyadi, menuturkan, dirinya berniat mencabut berkas pendaftaran putranya karena berada di ranking bawah. Suyadi khawatir anaknya akan terpental dari perankingan karena daftarnya berubah setiap jam.

Hal serupa dilakukan Yudha. Pada hari terakhir verifikasi, ia berniat untuk mencabut berkas. Sebab, dikhawatirkan anaknya akan tersingkir karena berada di urutan 10 besar terbawah. “Tapi pihak sekolah menyarankan untuk tidak cabut berkas terlebih dahulu. Katanya anak saya masih memiliki peluang besar diterima di SMPN 34 yang menjadi pilihan kedua,” paparnya.

Di SMPN 12 Semarang, orangtua calon peserta didik yang melakukan aksi cabut berkas mencapai 113 pendaftar. Tahun ini, sekolah ini akan menerima 254 siswa. Dari jumlah itu, SMPN 12 menerima 3 siswa berkebutuhan khusus.

“Pada PPDB ini, jumlah pendaftar 813 siswa, yang melakukan verifikasi 775 siswa berasal dari zona 1 dan zona 2, sedangkan yang belum verifikasi 38 siswa, dan yang melakukan cabut berkas 113 pendaftar,” beber Kepala SMPN 12, Agung Nugroho..

Dikatakan, meski pendaftaran sudah ditutup pukul 10.00, namun pihak sekolah masih tetap melayani proses pencabutan berkas hingga pukul14.30. “Kami masih melayami proses pencabutan berkas ibaratnya hingga titik darah penghabisan,” ujar Agung Nugroho. (mg 9/mg12/aro)