Pantau Bencana, BPBD Pasang CCTV

328

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Masuk musim kemarau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mewaspadai sejumlah potensi bencana. Selain kekeringan, potensi bencana kebakaran lahan hutan masih menjadi perhatian utama.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, konsen BPBD Jateng saat ini masih tertuju di lahan-lahan yang rawan terbakar. Seperti di Gunung Lawu, Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro dan Sumbing.

“Itu semua tahun lalu mengalami kebakaran lahan hutan. Maka musim kemarau kali ini kita antisipasi,” jelasnya.

Antisipasi kebakaran lahan hutan menjadi prioritas mengingat bencana ini penanganannya sangat sulit. Sebab kebakaran lahan hutan tidak dapat dipadamkan menggunakan pesawat. “Karena memang airnya tidak ada. Biasanya kebakaran lahan hutan dipadamkan dengan cara manual,” bebernya.

Terutama, saat ini yang masih terus dipantau adalah Gunung Merapi, mengingat status Merapi masih belum turun dari waspada level dua. BPBD juga melakukan antisipasi dengan memasang CCTV pada titik-titik tertentu di sejumlah lahan yang dinilai rawan.

Dengan pemasangan CCTV ini, pemantauan dapat dilakukan setiap saat. Lebih lanjut, apapun yang terjadi dapat langsung direspon oleh tim BPBD. “Pemantauan dapat kita lakukan setiap saat karena kita bisa melihat secara langsung melalui smartphone. Kita sudah pasang CCTV seperti di Merapi,” ujarnya.

Upaya pemantauan dan pelaporan berbasis Android ini, dikatakan Sarwa juga akan disosialisasikan kepada 35 kabupaten/ kota di Jawa Tengah. Seluruh daerah di Jawa Tengah akan dilatih menggunakan aplikasi ini sehingga potensi ataupun kejadian bencana dapat segera ditangani. “Tanggal 10 Juli (hari ini, Red) akan disosialisasikan di Magelang,” terangnya.

“Selain itu, kita juga mewaspadai dampak kemungkinan Gunung Agung. Kalau arah anginnya berubah dan debunya sampai di Jawa Tengah, kita juga harus antisipasi dengan masker dan sebagainya,” tandasnya. (sga/zal)