Ribuan Jamaah Hadiri Khaul Wali Joko

446

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Ribuan warga memadati peringatan Wali Joko, Wali Hadi dan Wali Abu Sujak  yang digelar di serambi Masjid Agung Kendal. Acara tahunan ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana panitia tidak membagikan ribuan nasi bungkus.

Panitia Khaul Wali Joko, Miftah mengatakan, membagikan nasi bungkus kepada ribuan jamaah yang hadir ternyata membuat kericuhan, sehingga tahun ini tidak dilakukan. “Sebab jamaah justru saling berdesak-desakan dan berebut nasi bungkus,” tuturnya, Jumat (22/6). Pembagian makanan tetap ada, tapi langsung diberikan ketika jamaah masuk masjid. Dengan begitu jamaah tidak berebutan.

Takmir Masjid Agung Kendal, KH Makmun Amin mengatakan, Wali Joko dan Wali Hadi merupakan tokoh penyebar agama Islam di Kendal dan sekitarnya. Oleh karena itu Khaul diadakan sebagai penghormatan atas jasa-jasanya yang telah menyebarkan agama Islam di Kendal.

“Peringatan Khaul Wali Joko dan Wali Hadi yang makamnya berada di sebelah Masjid Agung Kendal ini sudah diadakan sebelum masa kemerdekaan. Awalnya hanya dihadiri warga sekitar masjid. Tapi lama-lama semakin banyak yang hadir, bahkan bukan hanya dari Kendal, tapi dari daerah lain, seperti Batang dan Kota Semarang,” jelasnya. Khaul yang diisi dengan tahlil bersama dan pengajian akbar ini dihadiri Bupati Kendal Mirna Annisa bersama Forkopimda dan ribuan masyarakat muslim Kendal dan sekitarnya.

KH Sholiminudin sebagai penceramah menyampaikan, para wali dan ulama  telah mengajarkan tentang kehidupan yang berlandaskan agama Islam.  Jika tidak ada wali dan ulama, maka kehidupan menjadi tidak terarah. Sebab  ulama itu sebagai pemandu ke jalan Allah. (bud/ton)