Penumpukan Kendaraan di Exit Tol Weleri

521
MERAYAP: Penumpukan kendaraan pada arus balik lebaran H+5 lebaran di Pertigaan Larasati Weleri, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERAYAP: Penumpukan kendaraan pada arus balik lebaran H+5 lebaran di Pertigaan Larasati Weleri, Kendal. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KENDAL – Memasuki H+5 lebaran Idul Fitri 2018, arus balik di Jalur Pantura Kendal mulai terjadi peningkatan kendaraan. Bahkan terjadi penumpukan kendaraan di Pertigaan Larasati, Kecamatan Weleri.

Penumpukan terjadi karena laju kendaraan dari timur di Jalur Pantura Arteri Kendal tersendat berbenturan dengan kendaraan dari Tol Semarang-Batang yang keluar di exit tol Weleri. Penumpukan arus terjadi juga dipicu lantaran mulai beroperasinya kendaraan berat pengangkut barang, seperti truk dan trailer.

Kendaraan didominasi para pemudik yang melalukan arus balik kembali ke Jakarta dan sekitarnya. Hal itu terpantau dari kendaran roda empat yang memadati jalanan. Kendaraan didominasi pelat nomor Jakarta dan Jawa barat. Selain kendaraan roda empat, juga banyak pemudik yang menggunakan roda dua.

Guna mengurangi  kepadatan  di jalur pantura, polisi  memberlakukan buka tutup  di  pertigaan Kotosari, Gringsing, Batang. Sementara arus lalu lintas yang keluar dari  pintu Tol Weleri  langsung di masukkan  lagi  melalui pintu  masuk  pintu Tol Gringsing.

Bahkan untuk polisi memberlakukan contraflow dan penambahan lajur dari dua lajur ke arah Jakarta, menjadi tiga lajur. Satu lajur lainnya didapat dari badan jalan arah Batang-Semarang. Sehingga kendaraan dari barat hanya menjadi satu lajur.

Kapolsek  Gringsing AKP Sugiyanto mengatakan arus dari tol fungsional  dikeluarkan di Weleri penumpukan arus   juga terjadi di Pertigaan  Kutosari Gringsing. Polisi melakukan rekayasa lalu lintas sistem buka tutup jalan. “Ketika  antrean panjang  sampai  Weleri maka jalur pantura di tutup.  Kendaraan akan dimasukkan  ke jalan tol fungsional melalui Pintu Tol Gringsing.

Sementara  jalan di  tol fungsional  mulai dari jembatan Kali Kuto  tampak lancar bahkan cenderung lengang. Namun  antrean di  Pintu  Masuk Tol Kandeman  kembali terjadi antrian. Hal itu terjadi lantaran banyak kendaraan yang melalui  Jalur Pantura  Batang. (bud/bas)