Mudik 2018, Siagakan 8 Unit Ambulans Motor

317

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Mudik 2018 ini akan dilengkapi delapan unit ambulans motor yang disiagakan di beberapa pos pengamanan. Ambulans motor tersebut atas kerjasama antara bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bid Dokkes) Polda Jateng dengan Kesehatan Daerah militer (Kesdam) IV Diponegoro.

Kabid Dokkes Polda Jateng, Kombes Pol dr Didiet Setiobudi mengatakan bahwa keberadaan kendaraan roda dua yang dilengkapi P3K ini pada tahun lalu cukup efektif, dapat digunakan secara mobile saat terjadi kemacetan arus lalu lintas. “Makanya kami siapkan empat di Brebes dan empat di Semarang,” terang Didiet saat ditemui di RS Bhayangkara Semarang, Kemarin.

Jumlah tersebut, lanjut dia, akan disebar di setiap posko besar pengamanan mudik mulai dari Brebes hingga Boyolali. Didiet menjelaskan, ambulans motor dilengkapi dengan kotak P3K dan anggota urkes, siap menghampiri pemudik yang kelelahan atau mengalami gangguan kesehatan ringan di jalan. “Peruntukannya bukan untuk mengevakuasi korban kecelakaan ya. Kalau itu, tetap menggunakan mobil ambulans,” tegas Didiet.

Sementara untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik, kata Didiet, setidaknya 10 anggota urkes di tiap Polres diberikan tugas untuk berjaga di pos mudik wilayah masing-masing. Ia menjamin dalam setiap pos pengamanan akan ada satu dokter yang berjaga.

“Makanya, kami melibatkan TNI dan Dinas Kesehatan dalam hal ini Puskesmas untuk ikut mengerahkan sumberdayanya demi kenyamanan dan kelancaran pemudik,” imbuh Didiet.

Terpisah, Kepala Kesdam IV Diponegoro, Kolonel CKM dr Nana Sarnadi SpOG menambahkan, Kodam akan mengerahkan seluruh aset rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain yang dimiliki untuk ikut berpartisipasi dalam mudik 2018.

“Kami di Kodam IV Diponegoro memiliki 12 rumah sakit yang tersebar di Jateng, kemudian punya 51 klinik pratama atau Puskesmas. Semua kami kerahkan untuk menjadi tempat rujukan bagi pemudik yang sakit,” bebernya.

Hingga kini, anggota TNI, Polri dan Dinkes yang akan ditempatkan di Pospam sudah beberapa kali mengikuti pertemuan guna menyeragamkan penanganan saat pemudik mengalami masalah kesehatan. “Kami memfasilitasi anggota yang akan bertugas dengan vitamin, suplemen, dengan harapan terjaga kebugarannya saat bertugas nanti. Jangan sampai petugasnya sakit saat waktunya berjaga,” tandasnya. (tsa/ida)