Cetak Pribadi Berkarakter dan Berprestasi

Hj Rr Sasmiati Satya Widyastuti

601

RADARSEMARANG.COM – Hj. RR Sasmiati Satya Widyastuti SH atau yang akrab dipanggil Bunda Sas, merupakan pemilik SAS (Solve All Solution) Center, sebuah sekolah pengembangan diri di Jalan Panembahan Senopati 12C Magelang.

BAGI Bunda Sas, seorang model tak hanya cantik secara fisik. Untuk itu, melalui lembaga pendidikannya, Bunda Sas memprioritaskan mencetak pribadi-pribadi yang memiliki karakter. Untuk itu, calon model musti digembleng melalui pendidikan, latihan, serta pembekalan materi yang didasari nilai-nilai moral dan etika. Salah satu yang dilakukan Bunda Sas adalahmenyisipkan materi tes membaca Alquran saat menggelar ajang Hijab Ambassador.

Sebab, bagi Bunda Sas, untuk menjadi model, tidak hanya dibutuhkan kecantikan fisik. “Pribadinya juga harus cantik,” kata ibu dari Bagaskara Eka Wardhana ini. Sebagai satu-satunya lembaga pendidikan pengembangan diri yang ada di Magelang, SAS Center membuka kelas pengembangan diri, public speaking, muslimah modeling, dan modeling anak-anak dilengkapi ijazah.

Kata Bunda Sas, untuk muslimah modeling, misalnya, SAS Center berusaha mencetak para model muslim yang bukan hanya cantik secara lahir, tetapi juga cantik secara batin. Sebagai catatan, SAS Center ketika menggelar Hijab Ambassador, selalumenyisipkan materi tes membaca Alquran.

“Dalam memberikan pembelajaran, saya selalu menanyakan tujuan mengikuti pengembangan pendidikan di SAS Center. Sehingga saya bisa tahu apa yang mereka harapkan dari bergabung di SAS Center,” kata istri dari H. BambangTjatur Iswanto, SH, MH ini.

Contohnya, ketika seorang anak mengikuti pengembangan diri di Sas Center, ternyata anak tersebut kurang percaya diri jika berada di depan kelas. Maka, materi yang diberikan, berbeda dengan siswa lain. Materi sesuai dengan kebutuhan siswa tersebut. “Ini berbeda dengan pelajaran yang saya berikan kepada seorang yang bergabung di SAS Center, karena mematangkan diri untuk bisa menjadi MC.”

Bunda Sas juga kerap diundang untuk mengisi acara-acara sebagai motivator. Berbagai penghargaan pun diberikan kepadanya. Pada 2011, meraih Rekor Muri, kemudian juara pidato BKOW Jateng pada 2012 dan dinobatkan sebagai perempuan pengusaha berprestasi Jateng 2014.

Bunda Sas pun memiliki pengalaman sebagai master of ceremony (MC) profesional, public relations, motivator dan juri ajang duta wisata serta juri berbagai lomba tingkat Jateng. Dengan segudang pengalaman, kiprah dan prestasinya itu, tak heran jika bunda Sas layak menjadi perempuan yang mampu menginspirasi kaum hawa. (ima/lis/isk)