MUI Dorong Terwujudnya UU Antiterorisme

282
BERSATU : MUI Jawa Tengah bersama ormas Islam Jawa Tengah bergandengan tangan usai menandatangani pernyataan sikap di Kantor MUI Jateng, Rabu (16/5). (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)
BERSATU : MUI Jawa Tengah bersama ormas Islam Jawa Tengah bergandengan tangan usai menandatangani pernyataan sikap di Kantor MUI Jateng, Rabu (16/5). (Sigit Andrianto/ Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah bersama pimpinan ormas Islam Jateng mengecam aksi teror di Mako Brimob dan Surabaya beberapa waktu lalu. Aksi kejahatan kemanusiaan ini dinilai merusak nilai dan citra Islam sebagai agama rahmatan lil alamin.

”Kita perlu mengambil sikap dan menjelaskan bahwa perbuatan itu bukan Islam,” jelas Ketua Umum MUI Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji usai menandatangani pernyataan sikap bersama pimpinan DPW LDII Jateng, PWNU Jateng, PW Muhammadiyah Jateng, ICMI Orwil Jateng, PW IPHI Provinsi Jateng, DPW DMI Jateng, Rabu (16/5).

Dalam pernyataan sikapnya, Dewan Pimpinan MUI Jateng bersama pimpinan ormas Islam juga mendesak pemerintah/aparat untuk mengusut dan menyelesaikan secara tuntas aksi kejahatan ini. Pemerintah dan aparat diminta melakukan langkah tegas agar aksi serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Sementara itu, kepada masyatakat, MUI bersama ormas Islam Jateng mengajak untuk tidak mudah terprovokasi. Masyarakat diminta untuk bekerja sama secara sinergis dengan semua komponen pemerintah beserta kekuatan sosial lainnya demi menjaga ketertiban dan kenyamanan dalam berkehidupan. ”Dan yang tidak kalah penting, kami mendorong segera terwujudnya UU Antiterorisme berdasar nilai-nilai keadilan, ajaran Islam, Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya. (sga/ton)