Wiharto : Jangan Takut Bermimpi dan Mewujudkannya

230
LEPAS LULUSAN : Kegiatan pelepasan siswa kelas XII SMA N 3 Semarang, di halaman sekolah, Selasa (15/5), berlangsung meriah. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
LEPAS LULUSAN : Kegiatan pelepasan siswa kelas XII SMA N 3 Semarang, di halaman sekolah, Selasa (15/5), berlangsung meriah. (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Kegiatan pelepasan siswa kelas XII SMA N 3 Semarang, di halaman sekolah, Selasa (15/5) kemarin, berlangsung meriah. Sebanyak 511 siswa mengikuti kegiatan tersebut. Canda tawa hingga suasana haru karena harus meninggalkan masa-masa SMA pun mewarna suasana pagi itu.

Prosesi pelepasan tersebut juga dihadiri orang tua siswa,  Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, yang diwakili Kepala Balai Pengembangan Menengah dan Khusus, Bagus Soerjanto.

Bagus Soerjanto mengatakan, pada tahun 2025 mendatang, generasi milenial akan menduduki porsi tenaga kerja di seluruh dunia sebanyak 75 persen. Dengan persaingan dari berbagai negara. “Untuk itu persaingannya semakin berat. Bahkan tidak sedikit posisi pemimpin dan manajer diduduki oleh generasi milenial,” katanya.

Generasi milenial hidup di era informasi yang menjadikan mereka tumbuh cerdas. Bahkan tidak sedikit perusahaan mengalami kenaikan pendapatan karena mempekerjakan generasi milenial.”Generasi ini merupakan generasi yang memiliki otak yang cemerlang dan memiliki kebiasaan yang positif,” imbuhnya.

Kepala Sekolah SMA N 3 Wiharto mengingatkan untuk mencapai mimpi dan cita-cita harus menentukan target dan tujuan hidup. Karena kesuksesan tidak akan datang dengan sendirinya atau hadir begitu saja dalam kehidupan seseorang. “Kesuksesan merupakan sebuah proses yang terjadi dari berbagai rangkaian peristiwa,” katanya.

Wiharto berpesan, jangan takut bermimpi dan wujudkan mimpi. Karena setiap individu memiliki bakat dan potensi yang berbeda.

“Seorang yang sukses adalah mereka yang mampu melihat bakat dan potensi yang dimiliki serta mampu mengembangkan bakat dan potensinya,” tambahnya.

Ketua panitia Imam Tobroni mengatakan, melalui kegiatan pelepasan ini maka siswa akan terkenang ketika masih menjadi siswa sehingga rasa memiliki terhadap sekolah ini semakin kuat. (hid-sct/zal)