Kemasi Paket Sabu, Oknum Polisi Dibekuk

216

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Institusi Polri kembali tercoreng. Seorang oknum anggota Unit Reserse Kriminal (Reskrim) salah satu Polsek di jajaran Polres Kendal dibekuk lantaran terlibat peredaran narkoba jenis sabu. Ironisnya, oknum anggota itu diringkus saat sedang mengemasi paket sabu untuk diedarkan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, oknum tersebut berinisial R, berpangkat Bripka. Penangkapan dilakukan setelah aparat Direktorat Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya (Ditresnarkoba) Polda Jateng melakukan penggerebekan di sebuah rumah kontrakan di Cipiring, Kendal.

Direktur Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya (Diresnarkoba) Polda Jateng, Kombes Wachyono, mengakui telah mengamankan oknum tersebut. Selain itu, penangkapan itu juga terdapat barang bukti berupa sabu.

Ya, kurang lebih pekan lalu kami melakukan penangkapan,” katanya saat menghadiri kegiaan pemusnahan barang bukti sabu-sabu di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Selasa (15/5).

Selain menangkap Bripka R, petugas juga mengamankan seorang warga berinisial A di rumah kontrakan tersebut. Keduanya tertangkap basah sedang mengemasi barang bukti sabu seberat 2 gram. Barang haram itu dikemas dalam klip plastik kecil menjadi 8 paket. “Ada barang buktinya paket sabu,” ujarnya.

Namun demikian, Wachyono belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait asal muasal barang haram tersebut. Pihaknya hanya menjelaskan, sekarang ini Bripka R masih menjalani proses pemeriksaan oleh petugas Ditresnarkoba Polda Jateng. “Setelah pemeriksaan selesai, dia (Bripka R) selanjutkan akan kami serahkan ke Bidang Propam Polda Jateng,” katanya.

Terkait target yang akan dilakukan untuk menekan peredaran narkoba di wilayah hukum Polda Jateng, Wachyono menyampaikan akan terus melakukan pengungkapan atau pemberantasan narkotika. Saat ini, pihaknya mengaku masih melakukan pemetaan wilayah terlebih dahulu.  “Kita lakukan pemetaan wilayah dulu, makanya kita juga berkoordinasi dengan BNNP Jateng,” ujarnya. (mha/aro)